Insinyur UGM Terpilih Menjadi 20 Inovator Muda Terbaik Dunia di Ajang James Dyson Award
Jum'at, 06 Januari 2023 - 16:10 WIB
loading...
Fajar Kelana dinobatkan sebagai 20 insinyur dan inovator muda terbaik tingkat dunia di ajang penghargaan James Dyson Award. Foto/Dok/UGM
A
A
A
JAKARTA - Fajar Sidik Abdullah Kelana atau sering dipanggil Fajar Kelana dinobatkan sebagai 20 insinyur dan inovator muda terbaik tingkat dunia di ajang penghargaan James Dyson Award.
Penghargaan yang diberikan di awal tahun 2023 ini menjadi wujud apresiasi, inspirasi sekaligus dorongan untuk para insinyur dan inovator muda di seluruh dunia dalam menciptakan inovasi teknologi yang bermanfaat untuk memecahkan berbagai masalah riil di tengah masyarakat dunia.
Baca juga: 5 Jurusan Kuliah yang Lulusannya Dibutuhkan di Semua Perusahaan Masa Kini
Fajar Kelana merupakan salah satu alumnus terbaik Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada dan KTH Royal Institute of Technology Swedia.
Dalam ajang ini, Fajar mengembangkan inovasi teknologi perikanan bernama Banoo yang merupakan alat microbubble generator untuk budi daya ikan yang bisa menghasilkan gelembung udara berukuran 40 mikron di dalam air dan mampu meningkatkan dissolved oxygen atau oksigen terlarut di dalam air hingga 10 ppm.
“Peningkatan oksigen terlarut hingga 10 ppm dengan menggunakan teknologi Banoo sudah terbukti secara ilmiah mampu meningkatkan pertumbuhan ikan dan peningkatan hasil panen pembudidaya ikan di Indonesia 78 persen lebih banyak dari alat aerasi kolam yang ada di pasaran. Jadi, pendapatan, taraf hidup dan kesejahteraan pembudidaya ikan di Indonesia juga bisa naik,” ujar Fajar, Jumat (6/1/2023).
Penghargaan yang diberikan di awal tahun 2023 ini menjadi wujud apresiasi, inspirasi sekaligus dorongan untuk para insinyur dan inovator muda di seluruh dunia dalam menciptakan inovasi teknologi yang bermanfaat untuk memecahkan berbagai masalah riil di tengah masyarakat dunia.
Baca juga: 5 Jurusan Kuliah yang Lulusannya Dibutuhkan di Semua Perusahaan Masa Kini
Fajar Kelana merupakan salah satu alumnus terbaik Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada dan KTH Royal Institute of Technology Swedia.
Dalam ajang ini, Fajar mengembangkan inovasi teknologi perikanan bernama Banoo yang merupakan alat microbubble generator untuk budi daya ikan yang bisa menghasilkan gelembung udara berukuran 40 mikron di dalam air dan mampu meningkatkan dissolved oxygen atau oksigen terlarut di dalam air hingga 10 ppm.
“Peningkatan oksigen terlarut hingga 10 ppm dengan menggunakan teknologi Banoo sudah terbukti secara ilmiah mampu meningkatkan pertumbuhan ikan dan peningkatan hasil panen pembudidaya ikan di Indonesia 78 persen lebih banyak dari alat aerasi kolam yang ada di pasaran. Jadi, pendapatan, taraf hidup dan kesejahteraan pembudidaya ikan di Indonesia juga bisa naik,” ujar Fajar, Jumat (6/1/2023).
Lihat Juga :