UGM Kampus dengan Jumlah Proposal dan Didanai Terbanyak Program Matching Fund 2022
Jum'at, 13 Januari 2023 - 01:00 WIB
loading...
A
A
A
Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia dan Keuangan UGM Prof. Dr. Supriyadi mengatakan, sejak tiga tahun terakhir ini Kemendikbudristek menerapkan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Matching Fund merupakan salah satunya yang terbuka untuk seluruh perguruan tinggi di Indonesia dan dikelola dengan sistem yang disebut Kedaireka.
“Program Matching Fund ini fokus untuk mewujudkan hasil kolaborasi yang dihasilkan oleh perguruan tinggi melalui platform kedaireka. Perguruan tinggi dengan dunia usaha dan dunia industri bekerja sama untuk meningkatkan manfaat dan relevansi sekaligus menyesuaikan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di perguruan tinggi dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri serta masyarakat pada umumnya," katanya dikutip dari laman UGM, Jumat (13/1/2023).
Melalui program ini pemerintah mendukung dengan menyediakan dana pendamping bagi pelaksanaan Kedaireka atau Matching Fund dan UGM sudah mengikuti program ini sejak pertama kali diperkenalkan yaitu pada 2021 dan 2022 untuk yang kedua.
Pada 2021 ada sebanyak 21 peneliti dari UGM berhasil memenangkan program Matching Fund yang proposalnya kemudian didanai. Jumlah ini meningkat pesat di tahun 2022 dengan sebanyak 95 peneliti yang mendapat dana program ini.
“Dari 95 peneliti ini sebanyak 86 mendapat sumber pendanaan dari Ditjen Dikti dan yang 9 dari Ditjen Vokasi," katanya.
Baca juga: 10 Kadet Mahasiswa Unhan RI Belajar di Rabdan Academy UEA
“Program Matching Fund ini fokus untuk mewujudkan hasil kolaborasi yang dihasilkan oleh perguruan tinggi melalui platform kedaireka. Perguruan tinggi dengan dunia usaha dan dunia industri bekerja sama untuk meningkatkan manfaat dan relevansi sekaligus menyesuaikan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di perguruan tinggi dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri serta masyarakat pada umumnya," katanya dikutip dari laman UGM, Jumat (13/1/2023).
Melalui program ini pemerintah mendukung dengan menyediakan dana pendamping bagi pelaksanaan Kedaireka atau Matching Fund dan UGM sudah mengikuti program ini sejak pertama kali diperkenalkan yaitu pada 2021 dan 2022 untuk yang kedua.
Pada 2021 ada sebanyak 21 peneliti dari UGM berhasil memenangkan program Matching Fund yang proposalnya kemudian didanai. Jumlah ini meningkat pesat di tahun 2022 dengan sebanyak 95 peneliti yang mendapat dana program ini.
“Dari 95 peneliti ini sebanyak 86 mendapat sumber pendanaan dari Ditjen Dikti dan yang 9 dari Ditjen Vokasi," katanya.
Baca juga: 10 Kadet Mahasiswa Unhan RI Belajar di Rabdan Academy UEA
Lihat Juga :