50 Mahasiswa Universitas Pertahanan Tinjau Pabrik Pupuk Kujang, Ini Harapan Hasto

Rabu, 18 Januari 2023 - 20:02 WIB
loading...
50 Mahasiswa Universitas...
Dosen Unhan Dr. Hasto Kristiyanto dan sejumlah mahasiswa melakukan kunjungan lapangan ke PT Pupuk Kujang di Cikampek, Jawa Barat, Rabu (18/1/2023). Foto/Dok/Unhan
A A A
JAKARTA - Sebanyak 50 mahasiswa dan dosen Universitas Pertahanan ( Unhan ) melakukan kunjungan lapangan ke pabrik petrokimia milik negara, PT Pupuk Kujang, di Cikampek, Jawa Barat, Rabu (18/1/2023).

Kunjungan lapangan mahasiswa Unhan tersebut langsung di pimpin oleh Doktor Ilmu Pertahanan yang juga Dosen Universitas Pertahanan Dr. Hasto Kristiyanto . Hasto menilai, kunjungan ini sangat penting bagi para mahasiswa.

Baca juga: Dosen dan Mahasiswa Unhan Kunjungi PT Pupuk Kujang, Hasto: Agar Bercita-cita Keunggulan Bangsa

Dalam kunjungan itu, turut mendampingi Dirut PT Pupuk Kujang Maryadi dan jajarannya dan Komisaris Riad Oscha Chalik, serta Sesprodi Teknik Mesin Militer Unhan, Letkol Wawan.

Tur pabrik milik BUMN itu dilakukan usai para mahasiswa menerima sejumlah materi yang disampaikan di ruang Learning Centre PT Pupuk Kujang di Cikampek, Jawa Barat.

Hasto tampak banyak berdiskusi dengan Maryadi dan Riad sepanjang perjalanan tur. Seperti Hasto, para mahasiswa tampak antusias saat menerima paparan materi dan saat berkunjung ke Control Room Kujang 1B.

Baca juga: Dosen Unhan-Engineer Muda Pupuk Kujang Ajak Mahasiswa Berani Berimajinasi dan Baca Buku

Usai mendengarkan Process Engineer di Pupuk Kujang yang berusia 32 tahun, Rahayu Ginanjar Siwi, Hasto mempersilahkan tanya jawab. "Silahkan kalau ada yang mau bertanya," ucap Hasto yang pernah bekerja di perusahaan Rekayasa Industri.

"Kunjungan ini menarik. Di luar rutinitas dunia politik. Banyak hal dan istilah yang saat perkuliahan dulu yang mungkin agak terlupakan. Termasuk saat bekerja. Tapi dengan paparan ini dan meninjau langsung bikin saya bersemangat dan bernostalgia" tambah Hasto.

Di luar tugas dan tanggung jawabnya sebagai Sekjen PDIP, Hasto tercatat sebagai dosen tetap Universitas Pertahanan (Unhan). Mata kuliah yang diajarkannya antara lain Kimia Dasar.

“Indonesia hanya maju kalau dapat menguasai ilmu-ilmu dasar seperti matematika, fisika, kimia dan biologi. Karena itulah sejak awal mahasiswa Teknik Mesin Militer dan Kimia Militer Unhan kami ajak ke melihat pabrik pupuk Ammonia dan Urea yang sangat kompleks dan rumit ini, agar mahasiswa memiliki daya imajinasi bahwa apa yang mereka pelajari bisa diterapkan dan berguna bagi masa depan bangsa dan negara," jelas Hasto.

Dia pun menceritakan saat membangun pabrik di Pusri, Palembang. Bahkan, saat itu ada kebosanan dengan menu makanan. "Dua tahun, kalau siang, makan nasi Padang terus di kantor," kata Hasto sambil terkekeh. Mendengar pernyataan itu, Maryadi dan Riad tersenyum.

"Saya dulu bisa cepat memanjat stripper itu," lanjut Hasto sambil menunjuk sebuah stripper yang mirip sebuah menara setinggi 70 meter.

Hasto tampak mengamati puluhan monitor dan sempat bertanya kepada staf yang berjaga.

Dia pun sempat bertanya soal bagaimana mekanisme meningkatkan performa pabrik saat ini dilakukan.

Di akhir kunjungan, Hasto berharap sekitar hampir 50 mahasiswa yang ikut hari ini bisa memetik ilmu dan memberi inspirasi untuk semakin semangat kuliah.

Terkait itu nasihat itu, sebagai Process Enggineer PT Pupuk Kujang, Rahayu mengatakan berbagai informasi di kampus itu tidak sia-sia. Namun, teori-teori itu akan diuji di lapangan saat mereka telah bekerja.

Hasto dan jajaran Dirut PT Pupuk Kujang pun mengakhiri tur dengan berfoto bersama. "Salam Bela Negara," begitu teriakan mereka secara kompak. Salam itu memang jadi khas Unhan.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pradita University Terapkan...
Pradita University Terapkan Living Laboratory, Mahasiswa Kuliah Sambil Praktik di Hotel
Hadapi Perubahan Dunia...
Hadapi Perubahan Dunia Kerja, Generasi Muda Perlu Dibekali Soft Skills Sejak Dini
MNC University Jadi...
MNC University Jadi Tuan Rumah EduTalk Youth Summit 2026, Bekali Ratusan Pelajar se-Jabodetabek
Kemenag Gandeng Mitra...
Kemenag Gandeng Mitra Strategis untuk Tingkatkan Kesiapan Kerja Mahasiswa PTKI
Kreasa Fest 2026 Jadi...
Kreasa Fest 2026 Jadi Ajang Mahasiswa Untar Perkenalkan Budaya Indonesia di Era Digital
SNI Bukan Sekadar Regulasi,...
SNI Bukan Sekadar Regulasi, Mahasiswa IPB Diajak Memahami Budaya Mutu di Industri Pangan
UBK Nonaktifkan Ketua...
UBK Nonaktifkan Ketua BEM Hukum Usai Terima Rp20 Juta
UBK Keluarkan 9 Poin...
UBK Keluarkan 9 Poin Pernyataan usai Ketua BEM FH Abdimaludin Terima Uang Rp20 Juta
Ferdinand: Pernyataan...
Ferdinand: Pernyataan Tiyo Soal Teror Alat Penyadap Masuk Kategori Penyebaran Hoaks
Rekomendasi
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
Putusan PTUN Tegaskan...
Putusan PTUN Tegaskan Keabsahan SK Menkum, Kepemimpinan Mardiono sebagai Ketum PPP Sah
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
Berita Terkini
Persaingan Ketat! 86...
Persaingan Ketat! 86 Peserta Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok Berebut Tiket ke Jakarta
Disdik Depok Dukung...
Disdik Depok Dukung Penuh Liga Bintang Juara GTV, Jadi Wadah Prestasi Siswa SD
Disambut Antusias! 86...
Disambut Antusias! 86 SD Ikuti Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok
Kemendikdasmen Terapkan...
Kemendikdasmen Terapkan MPLS Ramah 2026, Murid Baru Disambut Tanpa Perpeloncoan
Pradita University Terapkan...
Pradita University Terapkan Living Laboratory, Mahasiswa Kuliah Sambil Praktik di Hotel
Beasiswa Keolahragaan...
Beasiswa Keolahragaan LPDP-Kemenpora 2026 Kembali Dibuka, Kuliah S2-S3 Gratis
Infografis
Ini Fakta-fakta Pembunuhan...
Ini Fakta-fakta Pembunuhan Mahasiswa Kedokteran UB
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved