Sudah Waktunya Ada Mata Pelajaran Coding di Sekolah

Kamis, 29 Maret 2018 - 12:00 WIB
Sudah Waktunya Ada Mata...
Sudah Waktunya Ada Mata Pelajaran Coding di Sekolah
A A A
JAKARTA - Kemajuan teknologi informasi (TI) harus diimbangi pembelajaran yang tepat. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) didesak mulai mengajarkan mata pelajaran pemrograman komputer (coding) bagi para siswa di sekolah. Sektor pendidikan di mancanegara telah lama memberikan mata pelajaran (mapel) sains komputer atau pemrograman komputer. Sistem pembelajarannya, siswa bahkan didorong untuk mempelajari program dan aplikasi sehingga mereka bisa menciptakan aplikasi sendiri.

"Ini di semua negara, Amerika, Inggris, Singapura, Malaysia, Australia, Finlandia sudah mulai. Apakah kita akan selalu jadi orang yang ketinggalan, bangsa yang ketinggalan atau kita mau kejar ketinggalan itu dan malah bergerak jauh di depan," kata pengamat pendidikan dari Eduspec Indra Charismiadji seusai diskusi Pembelajaran Coding dalam Menumbuhkan Kecakapan Abad 21 dan Computational Thinking di Kantor Kemendikbud, Jakarta, Rabu (28/3/2018).

Indra menjelaskan bahwa science, technology, engineering, and mathematics (STEM) dan computer science menjadi suatu tren di dunia pendidikan saat ini. Di negara lain seperti Amerika Serikat (AS), Finlandia, dan Australia, coding sudah dibuat dalam kurikulum yang berlaku dari jenjang SD hingga SMA. Contohnya di AS pelajaran khusus komputer sains diajarkan dalam mata pelajaran khusus. Sementara di Finlandia diajarkan dalam bentuk e-learning. Tidak ada guru yang mengajar tatap muka, melainkan siswa wajib belajar secara mandiri melalui jaringan (daring). Sedangkan di Australia lebih menarik lagi karena menggantikan pelajaran sejarah dan geografi dengan sains komputer.

Indra mengatakan, Kemendikbud didesak untuk segera memulai mapel ini karena kementerian lain sudah mencoba memulai. Di antaranya Kementerian Agama (Kemenag) yang mulai tahun ini memasukkan coding ke dalam ekstrakuri kuler. Selain itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) juga tengah menjalankan program 1.000 startup dan lulusan SMK yang dia nilai sudah memiliki keahlian di bidang komputer berpotensi mengisi lowongan sebagai tenaga TI bagi 1.000 startup tersebut.

"Kebetulan di SMK ada mapel yang bisa menaungi program ini yakni simulasi digital dan enterpreneurship. Jadi kalau enggak bisa (program coding) dari SD, yang SMK dululah," katanya.

Direktur Pembinaan SMK Kemendikbud Bahrun menjelaskan, saat ingin memasukkan coding ke dalam kurikulum harus dilihat dulu kompetensi mana yang akan digunakan. Dalam hal ini Kemendikbud akan berkoordinasi intensif dengan kementerian lain seperti dengan Kemenkominfo. Dia menyampaikan, perkembangan pendidikan yang terjadi di Indonesia tidak bisa dibandingkan dengan negara lain. Di Singapura misalnya hanya ada tiga SMK. Sementara Indonesia memiliki 13.910 SMK. "Disparitas pendidikan kita memang relatif besar," katanya.

Sementara itu, Direktur Sekolah Global Sevilla Robertus Budi Setiono mengungkapkan, perkembangan teknologi memang tidak dapat dipisahkan dari pendidikan. Maka itu, peran sekolahlah yang harus bisa mengarahkan teknologi informasi itu ke efek yang positif.
Misalnya saja pemakaian gawai tidak dilarang di janjang SMP dan SMA di lingkungan sekolah. Hanya di tingkat TK dan SD yang tidak diperkenankan.

Robert menjelaskan, memang gawai bagai dua sisi mata uang. Jika tidak dipakai dengan benar, akan berdampak buruk bagi siswa. Namun, di sisi lain gawai adalah alat untuk membuka jendela dunia karena memiliki akses ke informasi terbaru.
(amm)
Berita Terkait
Pentingnya Integrasi...
Pentingnya Integrasi Kemampuan Wirausaha dalam Kurikulum Pendidikan Indonesia
Apa Itu Kurikulum? Ini...
Apa Itu Kurikulum? Ini Penjelasannya dalam UU Sisdiknas
Perundungan dan Kurikulum...
Perundungan dan Kurikulum Merdeka Setengah Hati
Dukung Kurikulum Merdeka,...
Dukung Kurikulum Merdeka, Sekolah dan Sektor Swasta Jalin Kolaborasi
Implementasi Kurikulum...
Implementasi Kurikulum Merdeka Dinilai akan Tingkatkan Skor PISA Indonesia
8 Dimensi Profil Lulusan...
8 Dimensi Profil Lulusan Jadi Fokus Baru Kurikulum, Ini Penjelasan Pakar
Berita Terkini
Apa Itu Universitas...
Apa Itu Universitas Republik Indonesia yang Dibentuk Prabowo dan Dipimpin Donny Ermawan?
1 jam yang lalu
Tingkatkan Literasi...
Tingkatkan Literasi Digital Sejak Dini, Mahasiswa FIKOM UP Edukasi Siswa MTs Al-Islamiyah Bogor
2 jam yang lalu
Bukan Pelajaran, Ini...
Bukan Pelajaran, Ini Tantangan Terbesar Pangeran George di Sekolah Baru
4 jam yang lalu
KKP Luncurkan Ocean...
KKP Luncurkan Ocean Institute of Indonesia, Enam Menteri Ikut Meresmikan
1 hari yang lalu
9 Kementerian dan Lembaga...
9 Kementerian dan Lembaga yang Buka Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Jadi CPNS
1 hari yang lalu
Kisah Aulia, Anak Tukang...
Kisah Aulia, Anak Tukang Tambal Ban yang Sukses Jadi Lulusan Terbaik IPB University
1 hari yang lalu
Infografis
Aturan Seragam Sekolah...
Aturan Seragam Sekolah 2026: Panduan Lengkap SD, SMP, hingga SMA/SMK
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved