ITS Diminta Jadi Mentor ITERA di Bidang Kemaritiman

Sabtu, 26 Mei 2018 - 04:09 WIB
ITS Diminta Jadi Mentor...
ITS Diminta Jadi Mentor ITERA di Bidang Kemaritiman
A A A
SURABAYA - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya diminta untuk menjadi mentor bagi Institut Teknologi Sumatera (ITERA) dalam mengembangkan bidang kemaritiman. Langkah ini disepakati untuk mempercepat perkembangan pendidikan kemaritiman di Sumatera.

Rektor ITERA Prof Ofyar Z Tamin menuturkan, prospek Sumatera di bidang maritim sangatlah tinggi. Dalam perkembangannya nanti, ITERA akan mencoba memfokuskan pada ilmu kemaritiman dan akan membuat prodi-prodi di bidang maritim secara masif.

“Kami melihat ITS sangat maju dan piawai di bidang maritim, khususnya teknik perkapalan, karena itu untuk pengembangan ITERA kami mengacu pada ITS,” ujar Ofyar ketika ditemui di Gedung Rektorat ITS, Surabaya, Jumat (25/5/2018).

Ia melanjutkan, sebagai perguruan tinggi bidang teknologi yang baru disahkan pada 2012 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI saat itu yang saat ini juga sebagai ketua Majelis Wali Amanat (MWA) ITS yaitu Prof Mohammad Nuh, ITERA masih butuh pengembangan di berbagai bidang.

“ITERA harus bekerja cepat dalam hal kuantitas dan kualitas. Makanya kami mengadakan MoU ini dengan ITS sebagai kakak kami perguruan tinggi di bidang teknologi,” tuturnya.

Perjanjian antara ITERA dengan ITS ini akan berlangsung selama lima tahun ke depan. Dalam prosesnya nanti, ITERA juga akan mengirim sejumlah dosen mudanya untuk melanjutkan studi doktoralnya di ITS.

“Kami memiliki sekitar 250 dosen muda, rencananya sebagai tahap awal ada 5-10 dosen muda akan kami kirim untuk melanjutkan S3 di bidang perkapalan di ITS,” ucapnya.

Rektor ITS Prof Joni Hermana mengatakan, ITS yang juga menjadi orang tua asuh dari Institut Teknologi Kalimantan (ITK) juga memiliki tanggung jawab kepada ITERA. Pasalnya, kedua institut ini didirikan dalam kurun waktu bersamaan.

“Saya sangat senang adanya kerja sama seperti ini, karena belajar yang baik adalah dengan mengajarkannya,” ujar Joni.

Pria asal Bandung ini juga menambahkan, pihaknya akan memfasilitasi penuh kerja sama di bidang kemaritiman ini. Tidak menutup kemungkinan jika diperlukan kerja sama dalam bidang lain, ITS akan sangat terbuka untuk menerimanya.

“Kami dengan senang hati memfasilitasi kerja sama ini, apalagi ini bulan Ramadhan yang penuh berkah,” ucap Guru Besar Teknik Lingkungan ini.
(kri)
Berita Terkait
Mahasiswa Teknik ITS...
Mahasiswa Teknik ITS Wakili Indonesia di AFMAM Plus Japan
Pertahankan Peringkat...
Pertahankan Peringkat Webometrics, Apa Saja Yang Dilakukan ITS
Kisah Wiwik Dahani,...
Kisah Wiwik Dahani, Wisudawan Tertua ITS Usia 63 Tahun Raih IPK 3,95
Konsolidasi Nasional...
Konsolidasi Nasional Alumni ITS: Mau Dibawa ke Mana?
Wiluyo Kusdwiharto Lanjutkan...
Wiluyo Kusdwiharto Lanjutkan Kepemimpinan Sutopo Kristanto sebagai Ketum IKA ITS 2024-2028
Profesor ITS Terima...
Profesor ITS Terima Penghargaan Internasional dari Kemenlu Jepang
Berita Terkini
Youth ESG Maritime 2026...
Youth ESG Maritime 2026 Dorong Generasi Muda Ciptakan Solusi Nyata bagi Krisis Lingkungan Laut
7 jam yang lalu
FK Unair Kukuhkan Profesor...
FK Unair Kukuhkan Profesor University of Melbourne sebagai Adjunct Professor
8 jam yang lalu
Prabowo Terbitkan Aturan...
Prabowo Terbitkan Aturan Baru untuk Perkuat Peran Indonesia di UNESCO
9 jam yang lalu
MNC University Umumkan...
MNC University Umumkan Penerima MNCU Future Leader Scholarship Batch 2
11 jam yang lalu
Lowongan Sekolah Rakyat...
Lowongan Sekolah Rakyat 2026 untuk 5.127 PPPK Tendik, Ini Syarat dan Link Pendaftarannya
11 jam yang lalu
Tiga Lulusan Kedokteran...
Tiga Lulusan Kedokteran UGM Lulus dengan IPK 4,00, Simak Perjuangan dan Cita-citanya
13 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved