UKI Suarakan Keragaman dan Pancasila untuk Menjaga Indonesia

Senin, 17 Desember 2018 - 00:02 WIB
UKI Suarakan Keragaman...
UKI Suarakan Keragaman dan Pancasila untuk Menjaga Indonesia
A A A
JAKARTA - Indonesia dinilai sebagai negara yang kaya Sumber Daya Alam (SDA) yang mampu mencukupi kebutuhan warganya yang majemuk. Namun ada dua ancaman yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini, yaitu era globalisasi yang memungkinkan setiap bangsa di belahan manapun saling berhubungan.

Ancaman kedua ialah disrupsi teknologi dengan sistem digital yang mengubah pola kerja. Menurut Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Agama RI, untuk mengatasi ancaman tersebut bangsa Indonesia memiliki Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika sebagai pedoman dalam bernegara.

"Kita merajut persaudaraan dalam perbedaan suku bangsa, bahasa dan latar belakang daerah. Bangsa Indonesia ialah bangsa yang mengawali dan mengakhiri proses aktivitas berbangsa dan bernegara dengan nilai agama,” ungkapnya dalam seminar nasional yang digelar Pusat Studi Lintas Agama dan Budaya Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Kristen Indonesia, Kamis, (22/11/2018).

Menteri Agama juga menekankan untuk menerapkan strategi kebudayaan dalam meningkatkan kualitas masyarakat. Budaya religi dinilai Menag sebagai sektor pengembangan ekonomi.

"Contohnya adalah pariwisata religi di mana ada banyak objek religi yang dikembangkan secara serius," kata Lukman.

Terkait keragaman yang dimiliki Indonesia, Dr. Ahmad Basarah, Wakil Ketua MPR RI yang juga menjadi keynote acara ini, mengingatkan masyarakat Indonesia tidak terpecah belah menjelang pemilu tahun depan. Harus mengedepankan politik persatuan. Kesadaran untuk tidak mau dipecah belah harus menjadi kesadaran bersama.

“UKI merupakan kampus yang mengobarkan semangat kebangsaan, mengedepankan semangat kristiani dan ke Indonesiaan. Perguruan tinggi mengembangkan sistem pendidikan yang berdasarkan Pancasila. Pelembagaan Pancasila harus mulai dari dunia pendidikan. Bagi mahasiswa dan pelajar perlu adanya penguatan ideologi Pancasila,“ tambah alumni Magister Ilmu Hukum UKI ini.

Menurut Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini, penelitian lembaga survey LIPI menyebutkan bahwa salah satu faktor munculnya intoleransi pikiran, perilaku dan tindak radikalisme, bunuh diri, adalah faktor politik.

"Isu suku dan agama dijadikan sebagai komoditas politik. Toleransi beragama dipotret oleh lembaga survei dan telah terjadi persoalan serius di tengah masyarakat,” ungkapnya.
UKI Suarakan Keragaman dan Pancasila untuk Menjaga Indonesia

Pembicara berikutnya, Prof. DR. Muhammad A.S. Hikam, MA., APU turut menegaskan, salah satu instrumen penting membangun budaya toleransi adalah melalui pendidikan multikultural.

"Lembaga pendidikan formal, informal dan non formal diharapkan mengembangkan metode pendidikan multikultural disesuaikan konteks lingkungan masing-masing. Pendekatan penguatan nasionalisme menjadi salah satu cara mengatasi ancaman intoleransi dan radikalisme,” paparnya.

Acara yang diselenggarakan di Auditorium Grha William Soeryadjaya, Gedung FK UKI, Cawang, selain para narasumber di atas juga menghadirkan Benny Susetyo Pr. (Anggota Dewan Pengarah UKP-PIP), Zeva Aulia Sudana, M.Sc dan Biondi Sanda Sima, M.Sc (Co-chair Indonesia Youth Diplomacy).

Seminar dihadiri Rektor UKI, Dr. Dhaniswara K. Harjono, SH. MH. MBA beserta jajarannya, Kepala Pusat Studi Lintas Agama dan Budaya UKI, Dr. Wahyu A. Rini, M.A, M.Pd.K, pemakalah dan dosen Prodi Pendidikan Agama Kristen dan mahasiswa UKI. Selain itu turut hadir mahasiswa dari berbagai universitas seperti UI, Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Pertahanan, Universitas Mercubuana.
(akn)
Berita Terkait
Capai Predikat Unggul,...
Capai Predikat Unggul, Ini yang akan Diperbuat Kampus UKI
Rayakan Dies Natalis...
Rayakan Dies Natalis ke-70, UKI Gelar Fun Walk
Giliran Civitas UKI...
Giliran Civitas UKI Bersikap! Tolak Penindasan Kebebasan Berekspresi dalam Pemilu 2024
Perkuat Kolaborasi Internasional,...
Perkuat Kolaborasi Internasional, UKI Undang Dosen Asal Belanda
Kegiatan Pengabdian...
Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia
Penghormatan Peringatan...
Penghormatan Peringatan Detik-Detik Proklamasi Indonesia Virtual ala Kampus UKI Jakarta
Berita Terkini
Kreasa Fest 2026 Jadi...
Kreasa Fest 2026 Jadi Ajang Mahasiswa Untar Perkenalkan Budaya Indonesia di Era Digital
5 menit yang lalu
BPJS Kesehatan Buka...
BPJS Kesehatan Buka Lowongan Kerja PATT 2026, Pendidikan Minimal D3 Semua Jurusan
1 jam yang lalu
SD Islam Al-Azhar Kelapa...
SD Islam Al-Azhar Kelapa Gading Surabaya Raih Posisi 5 Besar TKA 2026
11 jam yang lalu
Lengkap! Daftar SD dan...
Lengkap! Daftar SD dan SMP Swasta Gratis di Kota Tangerang untuk SPMB 2026
17 jam yang lalu
SPMB Kota Bandung 2026...
SPMB Kota Bandung 2026 Tahap 1 Dibuka, Simak Kuota, Syarat, dan Jadwal
18 jam yang lalu
Daftar SD dan SMP Swasta...
Daftar SD dan SMP Swasta Gratis di SPMB Kota Semarang 2026, Cek Jadwal dan Cara Daftarnya
20 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved