UBL Raih Juara Ide Terbaik ESF 2014

Sabtu, 25 Oktober 2014 - 13:23 WIB
UBL Raih Juara Ide Terbaik...
UBL Raih Juara Ide Terbaik ESF 2014
A A A
JAKARTA - Mahasiswa Universitas Budi Luhur berhasil meraih juara kategori Ide Terbaik pada National Equilibrium Conference (NEC) Equilibrium Science Fair (ESF) 2014, dengan tema "Indonesia for ASEAN Economic Community 2015".

Ketua Program Studi Manajemen Mia Laksmiwati mengatakan, dalam meraih juara pada kompetisi karya ilmiah tingkat nasional, mahasiswa UBL berhasil bersaing dengan 11 finalis dari universitas lainnya.

"Raihan juara ini sangat baik, karena memompa semangat mahasiswa dan bekal dalam terjun ke dunia kerja. Ajang semacam ini pun sangat penting dan baik untuk mengasah prestasi akademik maupun non akademik," katanya, kepada wartawan, Sabtu (25/10/2014).

Mia menuturkan, dalam kompetisi tersebut, UBL mengirim tiga mahasiswa, yakni Aldy Rama Putra, Okky Ristiyana, dan Patrick Arta.

Adapun judul karya ilmiah yang dikirim yakni "Optimalisasi Penerapan Analisis Critical Success Factors (CSF) untuk Menghasilkan Kebijakan Pemerintah yang Lebih Efektif dalam Mewujudkan Kesuksesan Indonesia pada Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015 (Studi Komparatif dengan Negara Singapura)".

Sebelum memasuki babak final, Tim UBL mengikuti seleksi dan bersaing dengan universitas lainnya. Hingga akhirnya, berhak masuk tahap presentasi dan conference.

Pada tahap tersebut, terdapat lima universitas yang melakukan persentasi, yakni Universitas Budi Luhur, Universitas Airlangga Surabaya, Universitas Udayana Bali, Universitas Trunojoyo Madura, dan Universitas Hasanudin Makasar.

Setelah melalui penilaian dari tim juri yang terdiri enam orang doktor dan pakar dibidangnya masing-masing, hasilnya tim dari Fakultas Ekonomi Universitas Budi Luhur ditetapkan sebagai Juara III "Best Idea" pada National Equilibrium Conference (NEC) Equilibrium Science Fair (ESF) 2014.

Patric Arta, salah satu mahasiswa yang pernah dua kali menang dalam kompetisi best paper menyatakan, jika raihan juara ini berkat dukungan semua pihak. Pasalnya, proses pembuatan karya ilmiah tidak dilakukannya sendiri, tetapi banyak pihak.

"Artinya, ini kemenangan bersama bukan pribadi. Sebab, juara ini diraih secara bersama-sama bukan sendiri saja," ujarnya.

Selain tim FE UBL, juga terdapat sepuluh tim perwakilan universitas lain dari seluruh Indonesia yang juga diundang untuk mempresentasikan karya mereka, seperti Universitas Airlangga Surabaya, Universitas Trunojoyo Madura, Universitas Hasanuddin Makassar, dan Universitas Udayana Bali sebagai tuan rumah.
(san)
Berita Terkait
Paradoks Pendidikan...
Paradoks Pendidikan Tinggi
Pengalaman 36 Tahun,...
Pengalaman 36 Tahun, Universitas Terbuka Ingin Bantu PT Lain
Kualitas Universitas...
Kualitas Universitas Oxford Tak Terkalahkan di Dunia
iSB Sediakan Jurusan...
iSB Sediakan Jurusan Akuntansi Internasional, Ini Sejumlah Keunggulannya
16 Lembaga Layanan Pendidikan...
16 Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi di Indonesia, Ini Daftar dan Kontaknya
100 Program Studi Vokasi...
100 Program Studi Vokasi Akan Dipadukan dengan Dunia Industri dan Kerja
Berita Terkini
OSN 2026 Diikuti 941.692...
OSN 2026 Diikuti 941.692 Peserta, Kemendikdasmen Tegaskan Integritas dan Transparansi
7 jam yang lalu
Perpres ATS 2026 Diresmikan,...
Perpres ATS 2026 Diresmikan, Pemerintah dan Daerah Bersinergi Cegah Anak Putus Sekolah
8 jam yang lalu
President University...
President University Buka Kelas Khusus Taylor Swift, Ini yang Dipelajari Mahasiswa
11 jam yang lalu
Beasiswa PMDSU 2026...
Beasiswa PMDSU 2026 Dibuka, Kuliah S2-S3 Gratis Terintegrasi 4 Tahun
12 jam yang lalu
Pendaftaran SPMB SD...
Pendaftaran SPMB SD Kota Bogor 2026 Mulai 8 Juni, Ini Syarat dan Cara Seleksinya
13 jam yang lalu
Cerita Fulviana, Mahasiswa...
Cerita Fulviana, Mahasiswa UGM yang Lulus Kedokteran di Usia 20 Tahun
14 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved