Ini Tips Mencegah Penyakit Kanker dari Guru Besar Farmasi Universitas Esa Unggul
Kamis, 09 Februari 2023 - 22:46 WIB
Prof. Maksum menambahkan bahwa Hari Kanker Sedunia merupakan upaya para ahli dan pemerhati masalah kanker di seluruh dunia bersatu guna melawan epidemi kanker secara global.
Tujuannya untuk mencegah jutaan kematian setiap tahunnya dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kanker, serta mendesak pemerintah dan individu di seluruh dunia untuk bekerjasama melawan penyakit kanker.
Tema dan makna Hari Kanker Sedunia tahun 2023
Menurut Prof. Maksum Hari Kanker Sedunia yang diperingati setiap tanggal 4 Februari tiap tahun di seluruh dunia ini merupakan salah satu upaya penting untuk meningkatkan kesadaran tentang pencegahan, deteksi, dan pengobatan kanker.
Tujuannya adalah untuk menginformasikan dan mendorong pemahaman masyarakat tentang pencegahan, deteksi dini, dan pengobatannya. Adapun tema Hari Kanker Sedunia tahun 2023 adalah "Close the Care Gap" yang artinya 'Tutup Kesenjangan Perawatan'.
Dipilihnya tema ini untuk menegaskan kepada setiap orang bahwa setiap individu dapat berkontribusi untuk mengurangi dampak penyakit kanker. Tema Hari Kanker Sedunia 2023 ini merupakan tema tahun kedua, dimana tema ini telah dicanangkan sama selama 3 tahun sejak tahun 2022 yang lalu.
"Dilansir dari laman World Cancer Day, tema dari 3 tahun kampanye ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kurangnya kesetaraan dalam perawatan kanker yang terjadi di dunia,” paparnya.
Penyakit kanker
Prof. Maksum menjelaskan bahwa kanker adalah sebuah kondisi terjadinya pertumbuhan sel yang abnormal di dalam tubuh penderitanya yang tidak bisa dikendalikan.
Kanker ini muncul sebagai akibat dari pertumbuhan sel-sel yang abnormal, di mana pertumbuhan sel abnormal ini umumnya membentuk benjolan umum yang dikenal dengan istilah tumor atau kanker jinak.
Benjolan ini merupakan bentuk dari pertumbuhan sel abnormal pada semua jenis kanker, kecuali kanker darah. Sel kanker ini timbul dan berasal dari mutasi atau perubahan materi genetik seseorang.
"Kanker menjadi salah satu penyakit yang jarang sekali diwariskan dari orangtua pada anaknya. Sebagian besar kasusnya muncul seiring dengan berjalannya waktu sesuai dengan pola hidup masing-masing individu,” urainya.
Tujuannya untuk mencegah jutaan kematian setiap tahunnya dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kanker, serta mendesak pemerintah dan individu di seluruh dunia untuk bekerjasama melawan penyakit kanker.
Tema dan makna Hari Kanker Sedunia tahun 2023
Menurut Prof. Maksum Hari Kanker Sedunia yang diperingati setiap tanggal 4 Februari tiap tahun di seluruh dunia ini merupakan salah satu upaya penting untuk meningkatkan kesadaran tentang pencegahan, deteksi, dan pengobatan kanker.
Tujuannya adalah untuk menginformasikan dan mendorong pemahaman masyarakat tentang pencegahan, deteksi dini, dan pengobatannya. Adapun tema Hari Kanker Sedunia tahun 2023 adalah "Close the Care Gap" yang artinya 'Tutup Kesenjangan Perawatan'.
Dipilihnya tema ini untuk menegaskan kepada setiap orang bahwa setiap individu dapat berkontribusi untuk mengurangi dampak penyakit kanker. Tema Hari Kanker Sedunia 2023 ini merupakan tema tahun kedua, dimana tema ini telah dicanangkan sama selama 3 tahun sejak tahun 2022 yang lalu.
"Dilansir dari laman World Cancer Day, tema dari 3 tahun kampanye ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kurangnya kesetaraan dalam perawatan kanker yang terjadi di dunia,” paparnya.
Penyakit kanker
Prof. Maksum menjelaskan bahwa kanker adalah sebuah kondisi terjadinya pertumbuhan sel yang abnormal di dalam tubuh penderitanya yang tidak bisa dikendalikan.
Kanker ini muncul sebagai akibat dari pertumbuhan sel-sel yang abnormal, di mana pertumbuhan sel abnormal ini umumnya membentuk benjolan umum yang dikenal dengan istilah tumor atau kanker jinak.
Benjolan ini merupakan bentuk dari pertumbuhan sel abnormal pada semua jenis kanker, kecuali kanker darah. Sel kanker ini timbul dan berasal dari mutasi atau perubahan materi genetik seseorang.
"Kanker menjadi salah satu penyakit yang jarang sekali diwariskan dari orangtua pada anaknya. Sebagian besar kasusnya muncul seiring dengan berjalannya waktu sesuai dengan pola hidup masing-masing individu,” urainya.
Lihat Juga :