Momen Hari Kartini, UMB Lantik 2 Guru Besar Perempuan Bidang Komunikasi dan Keuangan
Rabu, 22 April 2026 - 17:29 WIB
loading...
Universitas Mercu Buana (UMB) mengukuhkan dua Guru Besar di Hari Kartini pada Selasa (21/4/2026). Foto/UMB.
A
A
A
JAKARTA - Universitas Mercu Buana (UMB) mengukuhkan dua Guru Besar di Hari Kartini pada Selasa (21/4/2026). Momen ini tidak hanya menandai capaian akademik tertinggi, tetapi juga menghadirkan kembali semangat emansipasi Kartini dalam wajah pendidikan tinggi masa kini.
Pengukuhan berlangsung di Auditorium Lantai 7 Gedung Tower, Kampus Universitas Mercu Buana, Meruya, Jakarta Barat, dihadiri Tri Munanto selaku Kepala Bagian Umum LLDIKTI Wilayah III, Ketua Yayasan Menara Bhakti, dan tamu undangan.
Baca juga: Momen Hari Kartini, Pertamina Perkuat Fondasi Ribuan Wirausaha Perempuan
Pengukuhan ini menjadi simbol konkret bahwa perjuangan Kartini telah melampaui isu akses pendidikan, menuju peran strategis perempuan sebagai pemimpin pemikiran dan penentu arah perkembangan ilmu pengetahuan.
Dalam prosesi yang berlangsung khidmat, kedua Guru Besar yaitu Prof. Dr. Dra. Nurhayani Saragih (Bidang Media dan Komunikasi) dan Prof. Dr. Augustina Kurniasih (Manajemen Keuangan), dinilai memiliki peran sentral dalam membentuk arah masyarakat kontemporer.
Pengukuhan berlangsung di Auditorium Lantai 7 Gedung Tower, Kampus Universitas Mercu Buana, Meruya, Jakarta Barat, dihadiri Tri Munanto selaku Kepala Bagian Umum LLDIKTI Wilayah III, Ketua Yayasan Menara Bhakti, dan tamu undangan.
Baca juga: Momen Hari Kartini, Pertamina Perkuat Fondasi Ribuan Wirausaha Perempuan
Pengukuhan ini menjadi simbol konkret bahwa perjuangan Kartini telah melampaui isu akses pendidikan, menuju peran strategis perempuan sebagai pemimpin pemikiran dan penentu arah perkembangan ilmu pengetahuan.
Dalam prosesi yang berlangsung khidmat, kedua Guru Besar yaitu Prof. Dr. Dra. Nurhayani Saragih (Bidang Media dan Komunikasi) dan Prof. Dr. Augustina Kurniasih (Manajemen Keuangan), dinilai memiliki peran sentral dalam membentuk arah masyarakat kontemporer.
Lihat Juga :