Nayla Dwi, Siswi MAN IC Bengkulu Tengah Diterima di 4 Kampus Top Dunia
Jum'at, 28 April 2023 - 23:05 WIB
“Ini prestasi yang luar biasa, tentu ini hasil kerja para guru yang solid di bawah kepemimpinan Saudara Imam Ghazali selaku kepala madrasah. Saya ucapkan selamat dan terus terang saya secara pribadi dan pimpinan di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu ikut merasa bangga dan bersyukur,” papar Abdu.
Nayla dengan keempat pilihan kampus tersebut, akhirnya memilih Curtin University pada jurusan mining engineering.
“Nay pada akhirnya milih Curtin University, dengan pertimbangan jurusan mining engineering yang Nayla pilih cuma di Curtin University, ditambah lagi ranking universitas tersebut pada jurusan itu terbilang tinggi, nomor 2 di dunia untuk jurusan teknik pertambangan,” ujar Nayla.
Nay sapaan anak bungsu dari 2 bersaudara ini serius menekuni bidang fisika, berbagai prestasi telah ia torehkan antara lain juara 1 lomba cepat tepat Fisika di Universitas Bengkulu Tingkat Sumbagsel.
Juara 1 Bintang Fisika Raflesia Universitas Bengkulu Tingkat Sumbagsel, Juara 2 Kihajar STEM Tingkat Provinsi Tahun 2021, Juara 1 Olimpiade Sains Nasional Fisika Tingkat Provinsi Bengkulu Tahun 2022, dan peraih Medali perak Kompetisi Sains Madrasah Fisika tingkat nasional 2022.
Selain prestasi tersebut, Nay juga selama 3 tahun berturut-turut menjadi juara umum antar siswa MAN Insan Cendekia Bengkulu Tengah sehingga sering memperoleh penghargaan dari kepala madrasah.
Karena memiliki berbagai prestasi, Nayla berhasil mendapat beasiswa dari Kementerian Pendidikan yakni Beasiswa Indonesia Maju (BIM) untuk program persiapan S1 di luar negeri. Beasiswa ini diperuntukan bagi siswa yang berhasil meraih prestasi di bidang akademik maupun non-akademik. Masa persiapannya untuk kuliah di luar negeri dimulai sejak awal duduk di bangku kelas 10 hingga kelas 12 semester 5.
“Kami disiapkan sejak awal 2022 sampai Desember. Nay menekuni untuk persiapan IELTS dan juga tes SAT untuk mendaftar ke beberapa universitas. Selain itu Nay juga harus mempersiapkan esai sesuai permintaan kampus yang dituju. Kami yang ikut tes beasiswa BIM sesungguhnya 4 orang. Semuanya sudah diterima diberbagai kampus di luar negeri, hanya saja untuk pemberian beasiswa masih dalam tahap pertimbangan. Semoga 3 teman Nay segera keluar beasiswanya dan menyusul Nay ke luar negeri,” tukasnya.
Nayla dengan keempat pilihan kampus tersebut, akhirnya memilih Curtin University pada jurusan mining engineering.
“Nay pada akhirnya milih Curtin University, dengan pertimbangan jurusan mining engineering yang Nayla pilih cuma di Curtin University, ditambah lagi ranking universitas tersebut pada jurusan itu terbilang tinggi, nomor 2 di dunia untuk jurusan teknik pertambangan,” ujar Nayla.
Nay sapaan anak bungsu dari 2 bersaudara ini serius menekuni bidang fisika, berbagai prestasi telah ia torehkan antara lain juara 1 lomba cepat tepat Fisika di Universitas Bengkulu Tingkat Sumbagsel.
Juara 1 Bintang Fisika Raflesia Universitas Bengkulu Tingkat Sumbagsel, Juara 2 Kihajar STEM Tingkat Provinsi Tahun 2021, Juara 1 Olimpiade Sains Nasional Fisika Tingkat Provinsi Bengkulu Tahun 2022, dan peraih Medali perak Kompetisi Sains Madrasah Fisika tingkat nasional 2022.
Selain prestasi tersebut, Nay juga selama 3 tahun berturut-turut menjadi juara umum antar siswa MAN Insan Cendekia Bengkulu Tengah sehingga sering memperoleh penghargaan dari kepala madrasah.
Karena memiliki berbagai prestasi, Nayla berhasil mendapat beasiswa dari Kementerian Pendidikan yakni Beasiswa Indonesia Maju (BIM) untuk program persiapan S1 di luar negeri. Beasiswa ini diperuntukan bagi siswa yang berhasil meraih prestasi di bidang akademik maupun non-akademik. Masa persiapannya untuk kuliah di luar negeri dimulai sejak awal duduk di bangku kelas 10 hingga kelas 12 semester 5.
“Kami disiapkan sejak awal 2022 sampai Desember. Nay menekuni untuk persiapan IELTS dan juga tes SAT untuk mendaftar ke beberapa universitas. Selain itu Nay juga harus mempersiapkan esai sesuai permintaan kampus yang dituju. Kami yang ikut tes beasiswa BIM sesungguhnya 4 orang. Semuanya sudah diterima diberbagai kampus di luar negeri, hanya saja untuk pemberian beasiswa masih dalam tahap pertimbangan. Semoga 3 teman Nay segera keluar beasiswanya dan menyusul Nay ke luar negeri,” tukasnya.
Lihat Juga :