Ribuan Guru Honorer Menangis Saat Menerima Tunjangan Rp1,5 Juta per Bulan
Rabu, 29 Juli 2020 - 18:46 WIB
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil mengakui, SK tersebut sebagai wujud komitmen Pemprov Jabar dalam upaya meningkatkan kesejahteraan guru honorer. Apalagi, kata dia, guru berperan penting dalam mendidik generasi penerus bangsa.
"Ini melengkapi komitmen yang sudah lebih dulu dilakukan oleh Pemprov Jabar (memberikan tunjangan) melalui APBD sebesar Rp 2.040.000 per bulan di luar penghasilan mereka di sekolah masing-masing," katanya.
Dia pun berpesan, ke depan, selain Disdik Jabar, seluruh stakeholder pendidikan, seperti Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Dewan Pendidikan Jabar, dan Forum Aksi Guru Indonesia (FAGI) berperan aktif dalam mengawal pencairan tunjangan tersebut.
"Ini harus dikawal karena di Jabar sudah lancar, di pusat pun harus lancar," pintanya.
Salah seorang guru honorer penerima SK, Rizky Safari Rahmat mengaku, sangat bersyukur karena bisa mendapatkan tunjangan profesi."Rasa syukur kami panjatkan. Kami semua di sini sudah berjuang melewati proses yang harus dilalui," ujar guru di SMAN 9 Bandung itu.
"Ini melengkapi komitmen yang sudah lebih dulu dilakukan oleh Pemprov Jabar (memberikan tunjangan) melalui APBD sebesar Rp 2.040.000 per bulan di luar penghasilan mereka di sekolah masing-masing," katanya.
Dia pun berpesan, ke depan, selain Disdik Jabar, seluruh stakeholder pendidikan, seperti Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Dewan Pendidikan Jabar, dan Forum Aksi Guru Indonesia (FAGI) berperan aktif dalam mengawal pencairan tunjangan tersebut.
"Ini harus dikawal karena di Jabar sudah lancar, di pusat pun harus lancar," pintanya.
Salah seorang guru honorer penerima SK, Rizky Safari Rahmat mengaku, sangat bersyukur karena bisa mendapatkan tunjangan profesi."Rasa syukur kami panjatkan. Kami semua di sini sudah berjuang melewati proses yang harus dilalui," ujar guru di SMAN 9 Bandung itu.
(mpw)
Lihat Juga :