Apakah Universitas Luar Negeri Mewajibkan Skripsi? Apa Bedanya dengan Indonesia?
Kamis, 31 Agustus 2023 - 10:19 WIB
Baca juga: Skripsi Dihapus, Mahasiswa: Kelulusan Berbasis Proyek Lebih Berdampak ke Masyarakat
Skripsi adalah tugas akhir berupa karya tulis ilmiah yang harus diselesaikan oleh mahasiswa dengan bimbingan dari dosen pembimbing sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar sarjana.
Kalau untuk sarjana di luar negeri skripsi biasa disebut dengan Thesis. Karya ini berupa paparan tulisan hasil penelitian yang membahas fenomena dalam bidang ilmu tertentu dengan menggunakan kaidah yang berlaku.
Proses penyusunan skripsi tidak selalu sama di setiap kampus baik dalam maupun luar negeri. Namun umumnya, kamu akan mulai dengan pengajuan judul skripsi, proposal skripsi, seminar, penelitian, hingga melanjutkan ke tahap penulisan dan mempresentasikan hasilnya sesuai revisi dosen pembimbing dalam sebuah sidang.
Skripsi di Indonesia mempunyai isi beragam, tetapi yang pasti skripsi akan dibagi menjadi beberapa bab dengan sub bab yang menjelaskan isi dari bab tersebut. Biasanya skripsi terdiri dari 5-7 bab, dan dimulai dari pendahuluan. Struktur bab pada skripsi yang umum terdiri dari:
• Bab 1: Pendahuluan
• Bab 2: Tinjauan Pustaka
• Bab 3: Metodologi Penelitian
• Bab 4:Hasil Penelitian
• Bab 5: Kesimpulan
Ketebalan skripsi sendiri minimal 60 halaman, namun akan meningkat berdasarkan dari topik yang kamu angkat, semakin kompleks maka semakin tebal pula skripsimu nantinya.
Baca juga: Skripsi Tak Lagi Wajib, Apa Penggantinya sebagai Syarat Kelulusan?
4. Kanada
Lain halnya dengan universitas di Kanada. Kampus di negara ini memiliki major paper sebagai syarat kelulusan. Bentuknya adalah essay yang disusun sebanyak 40 halaman atau lebih. Jumlahnya tergantung dari jurusan, disiplin ilmu dan kebijakan universitas.Apa Bedanya Skripsi di Indonesia dan Luar Negeri?
Skripsi adalah tugas akhir berupa karya tulis ilmiah yang harus diselesaikan oleh mahasiswa dengan bimbingan dari dosen pembimbing sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar sarjana.
Kalau untuk sarjana di luar negeri skripsi biasa disebut dengan Thesis. Karya ini berupa paparan tulisan hasil penelitian yang membahas fenomena dalam bidang ilmu tertentu dengan menggunakan kaidah yang berlaku.
Proses penyusunan skripsi tidak selalu sama di setiap kampus baik dalam maupun luar negeri. Namun umumnya, kamu akan mulai dengan pengajuan judul skripsi, proposal skripsi, seminar, penelitian, hingga melanjutkan ke tahap penulisan dan mempresentasikan hasilnya sesuai revisi dosen pembimbing dalam sebuah sidang.
Isi Skripsi Apa Saja?
Skripsi di Indonesia mempunyai isi beragam, tetapi yang pasti skripsi akan dibagi menjadi beberapa bab dengan sub bab yang menjelaskan isi dari bab tersebut. Biasanya skripsi terdiri dari 5-7 bab, dan dimulai dari pendahuluan. Struktur bab pada skripsi yang umum terdiri dari:
• Bab 1: Pendahuluan
• Bab 2: Tinjauan Pustaka
• Bab 3: Metodologi Penelitian
• Bab 4:Hasil Penelitian
• Bab 5: Kesimpulan
Ketebalan skripsi sendiri minimal 60 halaman, namun akan meningkat berdasarkan dari topik yang kamu angkat, semakin kompleks maka semakin tebal pula skripsimu nantinya.
Baca juga: Skripsi Tak Lagi Wajib, Apa Penggantinya sebagai Syarat Kelulusan?
Lihat Juga :