Hasto: Urgensi Pendidikan Vokasi Wujudkan Kemandirian Masyarakat

Sabtu, 01 Agustus 2020 - 19:51 WIB
“Pembelajaran ini kiranya sulit didapatkan dari jenjang pendidikan akademik sehingga kami semua hanya bisa berharap dari jenjang vokasional atau nonformal,” katanya.

Hasto menegaskan, untuk tidak membiarkan masyarakat sebagai pemilik sumber bahan baku tidak dididik dan dilatih menjadi produsen dan hanya sebagai konsumen produk asing. Secara internasional sudah terlihat dengan jelas, negara negara produsen atau industri menjadi kaya raya, sementara negara sebagai penyedia bahan baku dan negara yang hanya menjadi pasar pada umumnya lambat berkembang.

“Untuk itu pelatihan dan pendidikan SDM secara vokasional dan nonformal harus selalu mengikuti setiap jenis aktivitas produksi,” paparnya. (Baca juga: Di Tengah Pandemi, Siswa Indonesia Raih 4 Medali di Olimpiade Kimia Internasional )

Selain itu juga vokasional untuk melatih kemampuan kewirausahaan masyarakat sangat diperlukan karena kemampuan kewirausahaan masyarakat di suatu wilayah sangat mencerminkan kompleksitas aktivitas bisnis di wilayah tersebut.

Untuk menguasai keterampilan cara membangun kompleksitas di desa tidak cukup dibekali dengan teori akademik, tetapi sangat dibutuhkan dukungan pendidikan, pelatihan keterampilan, dan vokasional berbasis komunitas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!