Urai Limbah Jagung, Mahasiswa Unsoed Manfaatkan Bakteri Pendegradasi Selulosa

Sabtu, 16 September 2023 - 11:20 WIB
Tim Mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto melakukan penelitian pemanfaatkan bakteri pendegradasi selulosa didapatkan dari hasil eksplorasi pada limbah jagung. Foto/laman Unsoed
PURWOKERTO - Jagung merupakan salah satu komoditas tanaman pangan di Indonesia yang mempunyai nilai strategis dalam pemenuhan swasembada pangan. Selain itu, jagung juga telah digunkaan untuk beragam kebutuhan lain seperti bahan pakan ternak, bahan baku industri, dan pembuatan bioenergi terbarukan.

Potensi pemanfaatan yang besar membuat jangung menjadi salah satu komoditas yang tetap dibudidayakan dalam skala besar hingga saat ini. Salah satu sentra budidaya jagung di Indonesia ada di Kabupaten Banyumas tepatnya di Kecamatan Sumbang.



Meskipun memiliki potensi dan manfaat yang besar, produksi jagung juga tidak lepas dari permasalahan salah satunya adalah dalam pengolahan limbah. Bagi banyak orang limbah jagung dianggap negatif. Limbah jagung adalah hasil sampingan dari tanaman jagung yang umumnya berupa tongkol, kulit, dan batang jagung. Komponen tersebut menjadi limbah karena umumnya petani khusunya di Kecamatan Sumbang hanya menjual jagung dalam bentuk pipilan.

Limbah ini pada umumnya dibakar oleh para petani. Hal ini dapat menyebabkan permasalahan lingkungan karena tidak dapat terbakar dengan sempurna dan dapat menimbulkan polusi udara yang dapat menggangu kesehatan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!