Urai Limbah Jagung, Mahasiswa Unsoed Manfaatkan Bakteri Pendegradasi Selulosa

Sabtu, 16 September 2023 - 11:20 WIB
Adapun alternatif lain yang dapat dilakukan untuk mengolah limbah jagung adalah dengan melakukan proses pengomposan. Namun, proses pengomposan limbah jagung memerlukan waktu yang lama karena limbah jagung memiliki kandungan selulosa yang tinggi sehingga sulit terurai.

Permasalahan limbah jagung itulah yang melatarbeakangi tim mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto Jawa Tengah untuk melakukan penelitian melalui program PKM-RE yang dikeluarkan dan didanai oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Tim ini diketuai oleh Aprilia Fatmawati (A1D021042) dan beranggotakan Ayu Azkiyah (A1D021027), Ahmad Fathan Mafazi (A1D020178), Akas Yusuf Sugito (A1D020101), serta Zulfa Naila Putri M. (A1D021158).

Baca juga: Mahasiswa Unsoed Ciptakan Lilin Aromaterapi dari Jelantah

Adapun solusi yang ditawarkan oleh Tim PKM-RE adalah dengan memanfaatkan bakteri pendegradasi selulosa yang didapatkan dari hasil eksplorasi pada limbah jagung. Bakteri yang didapatkan diharapkan mampu mempercepat proses penguraian dalam pengomposan limbah jagung. Dalam proses penelitian tersebut, Tim PKM-RE dibimbing oleh Ida Widiyawati, S.P., M.Si.

Aprilia Fatmawati mengatakan proses penelitian membutuhkan beberapa tahapan mulai dari mengisolasi bakteri, kemudian melakukan identifikasi terhadap bakteri yang didapatkan hingga pengujian potensi degradasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!