12 Contoh Puisi Pendek dengan Berbagai Tema
Jum'at, 22 September 2023 - 09:18 WIB
Menghabiskan hatiku yang pecah.
Itulah makan malam terakhirnya
Di surga kecilnya yang suram.
Besok ia sudah terusir kalah
Dan harus pergi menuju entah
Lalu mereka berfoto bersama
Sementara mobil patrol berjaga-jaga
di ujung sana. Lalu hujan datang
memadamkan api di matanya
Ia akan merindukan rumahnya
Dan akan sering menengoknya
Lewat mesin pencari kenangan
Sebelum malam mimpinya
Baca juga: 10 Provinsi Ini Punya Angka Putus Sekolah Jenjang SMA Tertinggi di Indonesia
Berserakan di hamparan waktu
Suara monyet di dahan-dahan
Suara kalong menghalau petang
Di pucuk-pucuk ilalang belalang berloncatan
Berloncatan di semak-semak rindu
Dan sebuah jalan melingkar-lingkar
Membelit kenangan terjal
Sesaat sebelum surya berlalu
Masih kudengar suara bedug bertalu-talu
Terlahir karena terpilih
Berada di bumi karena takdir
Melangkah dengan menebar berkat
Menjadi terang karena tuntutan
Terpilih menjadi guru teladan
Berada di sekolah karena pilihan
Memberi ilmu dengan menebar senyum
Guru teladan yang menjadi terang
Bimbinganmu berikan cahaya hidupku
Cahaya yang selalu terangi hidupku
Guru
Kau tanamkan segala pelajaran tuk hidupku
Hingga kedamaian kurasa dalam hidupku
Guru
Tanpa lelah kau mengajariku
Tanpa lelah kau membimbingku
Mengarahkanku untuk melangkah maju
Untuk menempuh hidup yang utuh
Terima kasih guru
Atas semua pengajaranmu
Semoga jasamu terbalas oleh Tuhan
Kamu perhatian dan pandai
Dan Kamu guru terbaik yang pernah ada
Aku tahu itu dari awal kita bertemu
Aku memperhatikan kata-katamu
Kata-kata dari seorang guru sejati
Kamu lebih dari teladan terbaik
Sebagai guru, kamu adalah bintang
Ki Hajar Dewantara
Pahlawan penuh jasa
Memajukan Indonesia
Dengan pendidikan senjata
Pendidikan budi pekerti
Agar menjadi manusia luhur
Pendidikan ilmu pengetahuan
Agar negeri berkemajuan
Kami teruskan cita-citamu
Mensejahterakan Nusantara
Dipenuhi dengan cahaya
Cahya ilmu di dalam dada
Di bawah langit senja yang merah membara
Aku bersimpuh di dekat ladang yang subur
Mensyukuri kuningnya hamparan padi yang menggoda
Sebagai anugerah dari Sang Pencipta yang terhampar
Aku merenung dalam keindahan alam yang sempurna
Mensyukuri rezeki yang tumbuh dari tanah ini
Kuningmu mengingatkanku pada kebesaran-Nya
Yang memberi makan jutaan jiwa dan selalu diberkati
Ribuan hari telah terlewati
Namun merelakan dan mengikhlaskanmu
Masih saja kucoba
Lihatlah, ribuan lembaran rindu yang telah usang
Namun penaku tak pernah lelah Tak berhenti menulis segala rindu untukmu
Tak mengeluh menulis segala rasa untukmu
Tahukah Ibu?
Senja selalu kuharap berlalu cepat Agar terganti malam
Kupinta pada Sang Khalik
Agar mempertemukan kita Pada bunga-bunga tidur
Ayolah Bu, jangan terlalu sibuk
Sudah sangat lama bukan, kita tak bertemu?
Menahan rindu, sungguh menyiksa bu
Hingga atma laksana lakuna
Malam nan suci dan sepi
Menarikku untuk keluar rumah
Aku pandangi langit malam
Ternyata bertaburan Bintang yang tak terhitung jumlahnya
Andaikan Aku seorang bidadari
Akan Aku bawa diriku dan sahabatku untuk menari di atas sana
Kuraih sebuah bintang terindah
Dan kupersembahkan untuk sahabatku yang selalu menemaniku
Merenda sebuah tali kasih
Kusimpul menjadi satu hati
Gambaran jiwa yang terluka
Bagai langit menatap sendu
Kala bias cinta menghilang
Sakit itu pun datang tanpa permisi Rembulan tak menyisakan senyum
Bersama malam, kudekap lirih hati kerinduan
Cinta ibu dan ayah
Dalam dinginnya malam
Aku terbangun dan menjerit
Membayangkan ketakutan itu sirna
Saat ibu dan ayah datang mendekat
Pelukan hangat keluarga
Menjadi pahlawanku
Dengan penuh cinta dan kasih sayang
Demikian tadi sejumlah puisi berbagai tema yang bisa kalian jadikan referensi. Semoga informasi ini bermanfaat ya.
MG/Shandya Pricilla
Itulah makan malam terakhirnya
Di surga kecilnya yang suram.
Besok ia sudah terusir kalah
Dan harus pergi menuju entah
Lalu mereka berfoto bersama
Sementara mobil patrol berjaga-jaga
di ujung sana. Lalu hujan datang
memadamkan api di matanya
Ia akan merindukan rumahnya
Dan akan sering menengoknya
Lewat mesin pencari kenangan
Sebelum malam mimpinya
Baca juga: 10 Provinsi Ini Punya Angka Putus Sekolah Jenjang SMA Tertinggi di Indonesia
6. Tema Hutan
Hutan Karet - Joko Pinurbo
Daun-daun karet berserakanBerserakan di hamparan waktu
Suara monyet di dahan-dahan
Suara kalong menghalau petang
Di pucuk-pucuk ilalang belalang berloncatan
Berloncatan di semak-semak rindu
Dan sebuah jalan melingkar-lingkar
Membelit kenangan terjal
Sesaat sebelum surya berlalu
Masih kudengar suara bedug bertalu-talu
7. Tema Pendidikan
Guru - David Aribowo
Terlahir karena terpilih
Berada di bumi karena takdir
Melangkah dengan menebar berkat
Menjadi terang karena tuntutan
Terpilih menjadi guru teladan
Berada di sekolah karena pilihan
Memberi ilmu dengan menebar senyum
Guru teladan yang menjadi terang
Keikhlasan Guru - Eka Pratiwi
Bimbinganmu berikan cahaya hidupku
Cahaya yang selalu terangi hidupku
Guru
Kau tanamkan segala pelajaran tuk hidupku
Hingga kedamaian kurasa dalam hidupku
Guru
Tanpa lelah kau mengajariku
Tanpa lelah kau membimbingku
Mengarahkanku untuk melangkah maju
Untuk menempuh hidup yang utuh
Terima kasih guru
Atas semua pengajaranmu
Semoga jasamu terbalas oleh Tuhan
Bintang - Chairil Anwar
Kamu memahami muridmuKamu perhatian dan pandai
Dan Kamu guru terbaik yang pernah ada
Aku tahu itu dari awal kita bertemu
Aku memperhatikan kata-katamu
Kata-kata dari seorang guru sejati
Kamu lebih dari teladan terbaik
Sebagai guru, kamu adalah bintang
Ki Hajar Dewantara - Anna Noer Jannah
Ki Hajar Dewantara
Pahlawan penuh jasa
Memajukan Indonesia
Dengan pendidikan senjata
Pendidikan budi pekerti
Agar menjadi manusia luhur
Pendidikan ilmu pengetahuan
Agar negeri berkemajuan
Kami teruskan cita-citamu
Mensejahterakan Nusantara
Dipenuhi dengan cahaya
Cahya ilmu di dalam dada
8. Tema Alam
Hamparan Padi di Bawah Langit Senja - Mochammad Ronaldy Aji Saputra
Di bawah langit senja yang merah membara
Aku bersimpuh di dekat ladang yang subur
Mensyukuri kuningnya hamparan padi yang menggoda
Sebagai anugerah dari Sang Pencipta yang terhampar
Aku merenung dalam keindahan alam yang sempurna
Mensyukuri rezeki yang tumbuh dari tanah ini
Kuningmu mengingatkanku pada kebesaran-Nya
Yang memberi makan jutaan jiwa dan selalu diberkati
9. Tema Kerinduan pada Ayah
Rindu di Ujung Senja - Sarlota Yuspin Lolo
Ribuan hari telah terlewati
Namun merelakan dan mengikhlaskanmu
Masih saja kucoba
Lihatlah, ribuan lembaran rindu yang telah usang
Namun penaku tak pernah lelah Tak berhenti menulis segala rindu untukmu
Tak mengeluh menulis segala rasa untukmu
Tahukah Ibu?
Senja selalu kuharap berlalu cepat Agar terganti malam
Kupinta pada Sang Khalik
Agar mempertemukan kita Pada bunga-bunga tidur
Ayolah Bu, jangan terlalu sibuk
Sudah sangat lama bukan, kita tak bertemu?
Menahan rindu, sungguh menyiksa bu
Hingga atma laksana lakuna
10. Tema Persahabatan
Bintang untuk Sahabat - Siti Halimah
Malam nan suci dan sepi
Menarikku untuk keluar rumah
Aku pandangi langit malam
Ternyata bertaburan Bintang yang tak terhitung jumlahnya
Andaikan Aku seorang bidadari
Akan Aku bawa diriku dan sahabatku untuk menari di atas sana
Kuraih sebuah bintang terindah
Dan kupersembahkan untuk sahabatku yang selalu menemaniku
11. Tema Kerinduan
Kerinduan - Khalil Gibran
Merenda sebuah tali kasih
Kusimpul menjadi satu hati
Gambaran jiwa yang terluka
Bagai langit menatap sendu
Kala bias cinta menghilang
Sakit itu pun datang tanpa permisi Rembulan tak menyisakan senyum
Bersama malam, kudekap lirih hati kerinduan
12. Tema Keluarga
Ibu dan AyahCinta ibu dan ayah
Dalam dinginnya malam
Aku terbangun dan menjerit
Membayangkan ketakutan itu sirna
Saat ibu dan ayah datang mendekat
Pelukan hangat keluarga
Menjadi pahlawanku
Dengan penuh cinta dan kasih sayang
Demikian tadi sejumlah puisi berbagai tema yang bisa kalian jadikan referensi. Semoga informasi ini bermanfaat ya.
MG/Shandya Pricilla
(nnz)
Lihat Juga :