Berapa Gaji Arsitek di Indonesia? Berikut Kisarannya Berdasarkan Pengalaman
Selasa, 07 November 2023 - 11:48 WIB
2. Mampu melakukan perencanaan anggaran
3. Mampu melakukan analisis dan observasi ketika akan dan saat melakukan desain bangunan
4. Memahami gambar 2D dan 3D karena desain akan dipresentasikan ke dalam gambar serta maket
5. Detail, kreatif, dan disiplin
Arsitek ini biasanya memiliki klien perseorangan. Bangunan yang harus didesain hanya berupa rumah hunian biasa.
Klien arsitek ini biasanya adalah perusahaan yang bergerak di bidang hunian. Desain bangunan tidak sama dengan yang diminta klien pada jenis Arsitek Rumah meskipun sama-sama membangun hunian.
Jenis arsitek yang berikutnya adalah arsitek komersial, yaitu arsitek yang dikontrak untuk bangunan-bangunan bisnis seperti hotel, mall, guest house, cafe, dan semacamnya.
Arsitek industri akan lebih bekerja pada sebuah bangunan perusahaan untuk melakukan pemahaman struktur atau sistem instalasi yang ada di dalamnya.
3. Mampu melakukan analisis dan observasi ketika akan dan saat melakukan desain bangunan
4. Memahami gambar 2D dan 3D karena desain akan dipresentasikan ke dalam gambar serta maket
5. Detail, kreatif, dan disiplin
Jenis-Jenis Arsitek
1. Arsitek Rumah
Arsitek ini biasanya memiliki klien perseorangan. Bangunan yang harus didesain hanya berupa rumah hunian biasa.
2. Arsitek Perumahan
Klien arsitek ini biasanya adalah perusahaan yang bergerak di bidang hunian. Desain bangunan tidak sama dengan yang diminta klien pada jenis Arsitek Rumah meskipun sama-sama membangun hunian.
3. Arsitek Komersial
Jenis arsitek yang berikutnya adalah arsitek komersial, yaitu arsitek yang dikontrak untuk bangunan-bangunan bisnis seperti hotel, mall, guest house, cafe, dan semacamnya.
4. Arsitek Industri
Arsitek industri akan lebih bekerja pada sebuah bangunan perusahaan untuk melakukan pemahaman struktur atau sistem instalasi yang ada di dalamnya.
(wyn)
Lihat Juga :