10 Jenis Pantun yang Perlu Diketahui Beserta Pengertian dan Contohnya
Minggu, 10 Desember 2023 - 15:59 WIB
Pantun alam mencerminkan keindahan alam dan kekaguman terhadap lingkungan sekitar. Tema pantun ini seringkali berkisar pada gunung, sungai, bunga, dan elemen alam lainnya.
Baca juga: Pantun HT saat Hadiri Rakornas Relawan Ganjar-Mahfud MD se-Pulau Jawa
Contoh:
Gunung tinggi megah menjulang (A)
Sungai mengalir jernih dan tenang (B)
Alam ciptaan Tuhan yang agung (A)
Mari kita jaga kelestariannya (B)
Pantun petuah mengandung nasihat bijak atau petuah hidup. Jenis pantun ini seringkali digunakan untuk menyampaikan ajaran dan nilai-nilai kehidupan.
Contoh:
Janganlah cepat terpancing emosi (A)
Bijaklah dalam setiap langkahmu (B)
Hidup ini bagai perjalanan panjang (A)
Petuhi nilai-nilai, takkan sesat kau (B)
Pantun perpisahan digunakan ketika seseorang akan berpisah dengan orang terkasih. Pantun ini mencerminkan rasa sedih dan kerinduan.
Contoh:
Waktu telah tiba untuk berpisah (A)
Air mata berlinang di pipimu (B)
Meski jarak memisahkan kita (A)
Hati tetap bersatu dalam cinta (B)
Pantun pembuka digunakan sebagai pengantar atau pembuka acara. Biasanya, pantun ini menciptakan suasana yang ceria dan menyenangkan.
Baca juga: 15 Contoh Pantun Teka-Teki yang Seru dan Menghibur
Contoh:
Mari kita sambut hari yang cerah (A)
Bersama tawa dan canda yang mengalir (B)
Baca juga: Pantun HT saat Hadiri Rakornas Relawan Ganjar-Mahfud MD se-Pulau Jawa
Contoh:
Gunung tinggi megah menjulang (A)
Sungai mengalir jernih dan tenang (B)
Alam ciptaan Tuhan yang agung (A)
Mari kita jaga kelestariannya (B)
5. Pantun Petuah
Pantun petuah mengandung nasihat bijak atau petuah hidup. Jenis pantun ini seringkali digunakan untuk menyampaikan ajaran dan nilai-nilai kehidupan.
Contoh:
Janganlah cepat terpancing emosi (A)
Bijaklah dalam setiap langkahmu (B)
Hidup ini bagai perjalanan panjang (A)
Petuhi nilai-nilai, takkan sesat kau (B)
6. Pantun Perpisahan
Pantun perpisahan digunakan ketika seseorang akan berpisah dengan orang terkasih. Pantun ini mencerminkan rasa sedih dan kerinduan.
Contoh:
Waktu telah tiba untuk berpisah (A)
Air mata berlinang di pipimu (B)
Meski jarak memisahkan kita (A)
Hati tetap bersatu dalam cinta (B)
7. Pantun Pembuka
Pantun pembuka digunakan sebagai pengantar atau pembuka acara. Biasanya, pantun ini menciptakan suasana yang ceria dan menyenangkan.
Baca juga: 15 Contoh Pantun Teka-Teki yang Seru dan Menghibur
Contoh:
Mari kita sambut hari yang cerah (A)
Bersama tawa dan canda yang mengalir (B)
Lihat Juga :