Kemendikbud Umumkan Klasterisasi Perguruan Tinggi, IPB Puncaki Klaster 1
Senin, 17 Agustus 2020 - 19:52 WIB
Kemendikbud mengumumkan, pada klaster I, Institut Pertanian Bogor berada di posisi pertama dengan skor 3,648, Universitas Indonesia (3,414), Universitas Gajah Mada (3,315), Uniersitas Airlangga (3,299), Institut Teknologi Bandung (3,275), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (3,218), Universitas Hasanuddin (3,161), Universitas Brawijaya (3,161), Universitas Diponegoro (3.11), Universitas Padjajaran (3,007), Universitas Sebelas Maret (2,930), Universitas Negeri Yogyakarta (2,908), Universitas Andalas (2,860), Universitas Sumatera Utara (2,792) dan Universitas Negeri Malang (2,747).
Nizam menerangkan, aspek input yang dinilai itu seperti proses penerimaan mahasiswa baru dan proses pembelajaran. Lalu penilaian proses itu mencakup perwujudan Tridharma Perguruan Tinggi. Sementara output itu seperti apa hasil dari perguruan tinggi misalnya pengabdian, hasil penelitian, paten atau karya lain dan outcome itu penilaian dampak ke masyarakat.
Guru besar UGM ini juga berharap, perguruan tinggi yang berada di klaster pertama bisa membina perguruan tinggi di klaster bawah sehingga mutu perguruan tinggi di Indonesia pun semakin baik dan merata.
"Mudah-mudahan dengan klasterisasi ini pembinaan akan lebih baik dan mendorong perguruan tinggi untuk terus meningkatkan dirinya dan tak puas akan yang telah dicapai," tuturnya.
Direktur Kelembagaan Ditjen Dikti Kemendikbud Ridwan menuturkan, tahun lalu yang menduduki posisi pertama di klaster I adalah ITB. Selain itu, dua PTN yang tahun ini masuk klaster pertama adalah Universitas Negeri Yogyakarta dan Universitas Negeri Malang.
Nizam menerangkan, aspek input yang dinilai itu seperti proses penerimaan mahasiswa baru dan proses pembelajaran. Lalu penilaian proses itu mencakup perwujudan Tridharma Perguruan Tinggi. Sementara output itu seperti apa hasil dari perguruan tinggi misalnya pengabdian, hasil penelitian, paten atau karya lain dan outcome itu penilaian dampak ke masyarakat.
Guru besar UGM ini juga berharap, perguruan tinggi yang berada di klaster pertama bisa membina perguruan tinggi di klaster bawah sehingga mutu perguruan tinggi di Indonesia pun semakin baik dan merata.
"Mudah-mudahan dengan klasterisasi ini pembinaan akan lebih baik dan mendorong perguruan tinggi untuk terus meningkatkan dirinya dan tak puas akan yang telah dicapai," tuturnya.
Direktur Kelembagaan Ditjen Dikti Kemendikbud Ridwan menuturkan, tahun lalu yang menduduki posisi pertama di klaster I adalah ITB. Selain itu, dua PTN yang tahun ini masuk klaster pertama adalah Universitas Negeri Yogyakarta dan Universitas Negeri Malang.
(dam)
Lihat Juga :