Rektor Yarsi Terpilih Jadi Ketua Umum GUPPI: Cerdaskan Bangsa Butuh Pendidikan Karakter

Selasa, 06 Agustus 2024 - 19:06 WIB
”Harus mampu bekerja dalam tim dan melahirkan inovasi," tambah Wakil Menteri Pendidikan Nasional tahun 2010.

Fasli juga menyoroti pentingnya produktivitas yang diukur tidak hanya dari sudut pandang ekonomi tetapi juga spiritual dan sosial. Menurut Alumnus Doktor Cornell University New York ragam pekerjaan sering dianggap non formal seperti mengurus masjid atau berdakwah, sebenarnya memiliki nilai formal yang tinggi dalam perspektif agama kita.

Kepala BKKBN 2013-2015 itu juga mengajak masyarakat melihat tantangan teknologi dan peluang ekonomi sebagai kesempatan untuk hidup lebih sejahtera tanpa mengabaikan nilai-nilai moral.

Lebih jauh ia menekankan peran sekolah sebagai tempat terbaik untuk membangun disiplin dan kejujuran. "Sekolah tempat ideal menanamkan nilai-nilai karakter karena settingnya lebih teratur. Kita harus memastikan bahwa nilai-nilai ini benar-benar diinternalisasi oleh siswa," cakapnya.

Ia berharap GUPPI yang lahir pada tahun 1950 dapat terus berkontribusi membangun bangsa yang cerdas dan berkarakter sesuai dengan nilai-nilai luhur bangsa dalam menggapai Indonesia Emas 2045.

Selain itu GUPPI ini bisa menjadi motor penggerak bagi pembaruan pendidikan Islam di Indonesia sehingga mutu pendidikan Indonesia dapat bersaing di dunia internasional. Menurut pandangannya, GUPPI merupakan ormas Islam yang memang dari awalnya memberi perhatian terhadap usaha pembaruan dunia pendidikan Islam di Indonesia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!