Prestasi Gemilang Prof Maila: Ilmuwan UIN Jakarta di Daftar Top 2% Dunia
Jum'at, 20 September 2024 - 17:33 WIB
Profesor Maila menempati peringkat ke-24 dari 150 ilmuwan dalam kategori Top 2% Scientist Single-year Impact dari total ilmuwan Indonesia yang masuk dalam daftar. Secara global, Profesor Maila menempati posisi ke-70.584 dari total 100.000 daftar ilmuwan berpengaruh dunia.
Posisi globalnya, naik signifikan dari peringkatnya tahun lalu, 87.240. Penilaian ini dilakukan oleh Stanford University dan Elsevier berdasarkan dampak sitasi karya ilmiah, menjadikan Prof. Maila salah satu ilmuwan dengan kontribusi signifikan dalam dunia akademik. Oleh Stanford University dan Elsevier, Profesor Maila dinilai memberikan dampak besar dalam tiga bidang keilmuan, yakni Pendidikan, Artificial Intelligence, dan Ilmu Sosial.
Dia menduduki peringkat kedua di Indonesia dalam bidang Pendidikan, peringkat keempat dalam Artificial Intelligence, dan peringkat pertama dalam Ilmu Sosial. Dengan capaian ini, Prof. Maila semakin memperkuat kontribusi UIN Jakarta di kancah akademik global. Data pemeringkatan 2024 dirilis sejak 7 September lalu. Atas prestasi ini, Kepala Pusat Layanan Kerja Sama Internasional ini mendapatkan apresiasi langsung dari pimpinan maupun koleganya di UIN Jakarta.
Rektor UIN Jakarta Prof. Asep Saepudin Jahar M.A. Ph.D. mengungkapkan kebanggaan dan apresiasi atas pencapaian Profesor Maila untuk bisa masuk dalam jajaran Top 2% Scientists terbaik dunia versi Stanford University dan Elsevier. “Prestasi ini tidak hanya mengharumkan nama UIN Jakarta, tetapi juga menjadi bukti nyata kualitas riset dan dedikasi tinggi yang ditunjukkan oleh Profesor Maila dalam di bidang pendidikan, kecerdasan artifial, dan dan ilmu-ilmu sosial,” ujarnya.
Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Ahmad Tholabi mengatakan bahwa capaian Prof. Maila menjadi dorongan penting bagi UIN Jakarta dalam upayanya mempercepat langkah menuju QS World University Ranking, salah satu target utama di bawah kepemimpinan Rektor Prof. Asep Saepudin Jahar. “Capaian ini menunjukkan bahwa UIN Jakarta dan PTKIN mampu bersaing di kancah internasional, khususnya dalam pengembangan ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi masyarakat luas,” tuturnya.
Posisi globalnya, naik signifikan dari peringkatnya tahun lalu, 87.240. Penilaian ini dilakukan oleh Stanford University dan Elsevier berdasarkan dampak sitasi karya ilmiah, menjadikan Prof. Maila salah satu ilmuwan dengan kontribusi signifikan dalam dunia akademik. Oleh Stanford University dan Elsevier, Profesor Maila dinilai memberikan dampak besar dalam tiga bidang keilmuan, yakni Pendidikan, Artificial Intelligence, dan Ilmu Sosial.
Dia menduduki peringkat kedua di Indonesia dalam bidang Pendidikan, peringkat keempat dalam Artificial Intelligence, dan peringkat pertama dalam Ilmu Sosial. Dengan capaian ini, Prof. Maila semakin memperkuat kontribusi UIN Jakarta di kancah akademik global. Data pemeringkatan 2024 dirilis sejak 7 September lalu. Atas prestasi ini, Kepala Pusat Layanan Kerja Sama Internasional ini mendapatkan apresiasi langsung dari pimpinan maupun koleganya di UIN Jakarta.
Rektor UIN Jakarta Prof. Asep Saepudin Jahar M.A. Ph.D. mengungkapkan kebanggaan dan apresiasi atas pencapaian Profesor Maila untuk bisa masuk dalam jajaran Top 2% Scientists terbaik dunia versi Stanford University dan Elsevier. “Prestasi ini tidak hanya mengharumkan nama UIN Jakarta, tetapi juga menjadi bukti nyata kualitas riset dan dedikasi tinggi yang ditunjukkan oleh Profesor Maila dalam di bidang pendidikan, kecerdasan artifial, dan dan ilmu-ilmu sosial,” ujarnya.
Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Ahmad Tholabi mengatakan bahwa capaian Prof. Maila menjadi dorongan penting bagi UIN Jakarta dalam upayanya mempercepat langkah menuju QS World University Ranking, salah satu target utama di bawah kepemimpinan Rektor Prof. Asep Saepudin Jahar. “Capaian ini menunjukkan bahwa UIN Jakarta dan PTKIN mampu bersaing di kancah internasional, khususnya dalam pengembangan ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi masyarakat luas,” tuturnya.
Lihat Juga :