Urgent! Kemendikbud Harus Perhatikan Daerah Tanpa Akses Internet

Minggu, 30 Agustus 2020 - 15:21 WIB
“Yang pasti, kami menekankan bahwa program tersebut jangan sampai dibatalkan, karena banyak inovasi-inovasi dan best practice yang bagus sekali dari bawah, dan sayang jika tidak diakomodasi,” ujarnya. (Baca juga: Mirisnya Nasib 900 Ribu Guru Honorer Bergaji Ratusan Ribu )

Namun, Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bidang Kesra ini mengingatkan soal perlunya modul PJJ untuk guru maupun orang tua bagi daerah yang tidak memiliki akses internet atau area-area blankspot.

“Ini sangat bagus sekali, namun perlu dipikirkan cara pendistribusiannya untuk mereka yang berada di daerah terpencil dan kesulitan akses internet. Apakah ada modul yang dicetak? Mungkin perlu adanya hardcopy untuk daerah-daerah tertentu, dan dipikirkan mekanisme pendistribusiannya ke guru dan orangtua,” pungkas legislator Dapil Kalimantan Timur ini.

Sebelumnya, dalam rapat kerja (Raker) Komisi X dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim pada Kamis (27/8), membahas keberjalanan kebijakan di dunia pendidikan selama pandemi, serta laporan keuangan Kemendikbud di tahun 2019. Rapat tersebut juga dilakukan penyerahan hasil laporan panitia kerja Pembelajaran Jarak Jauh Komisi X DPR RI.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!