Wahyudi, Guru Inspirator: Melampaui Keterbatasan, Menembus Segala Hambatan Menjadi Kemungkinan

Minggu, 24 November 2024 - 12:40 WIB
Saat ini selain menjadi pelatih guru di Mentari Group sejak 2022 hingga sekarang, penyandang Magister Pendidikan Bahasa Indonesia (2023) ini juga tengah mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan di Universitas Tanjungpura untuk kembali menjadi guru.

Dalam mengajar dirinya mengacu kepada prinsip Ki Hajar Dewantara, bahwa pendidikan harus sesuai dengan tuntutan kodrat alam dan kodrat zaman. “Maka seorang guru jangan lelah untuk terus belajar, memperbanyak bacaan agar pengetahuannya luas dan tetap aktual dan relevan dengan semangat zaman,” katanya.

Mengenai perubahan kurikulum, Wahyudi melihatnya seperti arus perubahan zaman yang tidak bisa dilawan. Kurikulum berubah tak lain untuk mengikuti kebutuhan dan semangat zaman.

“Esensinya adalah pembelajaran dari seluruh kurikulum ini harus mengandung tiga hal. Pertama,harus menyenangkan. Kedua, harus mencapai kompetensi dan tujuan pembelajarannya, dan yang ketiga adalah pembelajaran harus substansial dan relevan dengan kebutuhan zaman,” katanya.

Menurut Wahyudi, perubahan kurikulum itu memang diperlukan sesuai dengan tuntutan zaman. “Sesuai dengan prinsip Ki Hajar Dewantara bahwa pada akhirnya kitalah yang mesti mengimbanginya dengan tidak pernah lelah untuk belajar karena guru harus menjadi pembelajar sepanjang hayat,” tambahnya.

Selain itu, tutur Wahyudi, guru perlu ikhlas menerima perubahan dan percaya bahwa penyesuaian kurikulum yang dilakukan pemerintah adalah untuk kemajuan pendidikan di Indonesia. Menurutnya pro-kontra akan selalu ada, tapi jangan fokus pada kekurangan, melainkan memaksimalkan potensi yang ada. “Ini yang akan membalikkan keadaan, sepanjang pengajaran yang kita lakukan kreatif,” ucapnya.

Wahyudi saat ini aktif sebagai pelatih guru, guna membantu meningkatkan keahlian para guru dalam memperkuat kapasitas saat mengajar. Wahyudi yang dikenal sebagai content creator asal Pontianak dengan puluhan ribu pengikut di media sosial, kini juga sedang menempuh Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan.

“Alhamdulillah, sudah menuju pengumuman hampir lulus. Bakal jadi guru lagi walaupun sekarang status saya sudah menjadi teacher trainer,” katanya.
(skr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!