3 Kelebihan Aplikasi Rumah Pendidikan milik Kemendikdasmen, Portal Pendidikan yang Baru Dirilis Versi Beta
Kamis, 30 Januari 2025 - 15:34 WIB
Sesjen Kemendikdasmen dalam laporannya menegaskan bahwa platform ini bukan untuk menggantikan aplikasi lama, tetapi untuk mempermudah akses, meningkatkan efektivitas proses, dan memastikan pemanfaatan anggaran yang lebih efisien, sekaligus mengundang semua pihak untuk berkolaborasi.
Baca juga: Merdeka Mengajar Diganti Ruang GTK, Ini Cara Unduhnya di Android
Efektivitas sistem dilakukan dengan integrasi layanan. Dari yang semula lebih dari 986 aplikasi, kini disederhanakan menjadi 8 Ruang yang terintegrasi untuk mengurangi sistem yang tumpang tindih.
Selain itu, pengembangan teknologi tidak hanya berfokus pada Guru dan Tenaga Kependidikan , namun seluruh pemangku kepentingan Pendidikan Indonesia.
Dalam hal efisiensi anggaran, dengan konsolidasi pengembangan teknologi yang lebih terpusat, mulai dari level kementerian pusat hingga dinas pendidikan daerah, Rumah Pendidikan diharapkan mampu menghemat lebih dari 60% biaya pengembangan teknologi pendidikan.
Baca juga: 4 Jalur Penerimaan Murid Baru di SPMB 2025, Ada Kuota Baru untuk Pengurus OSIS!
Baca juga: Merdeka Mengajar Diganti Ruang GTK, Ini Cara Unduhnya di Android
Efektivitas sistem dilakukan dengan integrasi layanan. Dari yang semula lebih dari 986 aplikasi, kini disederhanakan menjadi 8 Ruang yang terintegrasi untuk mengurangi sistem yang tumpang tindih.
Selain itu, pengembangan teknologi tidak hanya berfokus pada Guru dan Tenaga Kependidikan , namun seluruh pemangku kepentingan Pendidikan Indonesia.
2. Dinilai Lebih Efisien
Dalam hal efisiensi anggaran, dengan konsolidasi pengembangan teknologi yang lebih terpusat, mulai dari level kementerian pusat hingga dinas pendidikan daerah, Rumah Pendidikan diharapkan mampu menghemat lebih dari 60% biaya pengembangan teknologi pendidikan.
Baca juga: 4 Jalur Penerimaan Murid Baru di SPMB 2025, Ada Kuota Baru untuk Pengurus OSIS!
Lihat Juga :