Profil Edy Meiyanto, Guru Besar Farmasi UGM yang Dipecat karena Kasus Asusila
Sabtu, 12 April 2025 - 14:45 WIB
Beralih ke riwayat karier, Edy juga lama mengabdi di UGM . Ia beberapa kali ditugaskan berbagai jabatan di lingkungan kampus.
Beberapa di antaranya seperti Sekretaris Bagian Kimia Farmasi (2003-2005), Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, Riset, dan Kerjasama (2005-2008).
Lalu, ada juga Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, Kerjasama, dan Pengembangan (2008-2012) hingga Kepala Laboratorium Biokimia Pascasarjana Bioteknologi (2015).
Pada 2012, Edy dikukuhkan sebagai Guru Besar Fakultas Farmasi UGM. Ia sempat menyampaikan pidato ilmiah tentang Ko-Kemoterapi yang meningkatkan kemanjuran pada kemoterapi kanker.
Bertahun-tahun mengabdi, reputasi Edy tercoreng usai disebut terlibat kasus kekerasan seksual terhadap mahasiswa. Ia bahkan sudah resmi dipecat UGM berdasarkan keputusan rektor.
Kasus ini menimbulkan keprihatinan di kalangan akademisi dan masyarakat luas. Tindakan tak terpuji yang mencoreng dunia pendidikan itu dapat menjadi pengingat pentingnya integritas dan etika dalam dunia akademik.
Demikian ulasan mengenai profil Edy Meiyanto, guru besar Farmasi dari Universitas Gadjah Mada ( UGM ) yang tengah menjadi perhatian.
Beberapa di antaranya seperti Sekretaris Bagian Kimia Farmasi (2003-2005), Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, Riset, dan Kerjasama (2005-2008).
Lalu, ada juga Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, Kerjasama, dan Pengembangan (2008-2012) hingga Kepala Laboratorium Biokimia Pascasarjana Bioteknologi (2015).
Pada 2012, Edy dikukuhkan sebagai Guru Besar Fakultas Farmasi UGM. Ia sempat menyampaikan pidato ilmiah tentang Ko-Kemoterapi yang meningkatkan kemanjuran pada kemoterapi kanker.
Bertahun-tahun mengabdi, reputasi Edy tercoreng usai disebut terlibat kasus kekerasan seksual terhadap mahasiswa. Ia bahkan sudah resmi dipecat UGM berdasarkan keputusan rektor.
Kasus ini menimbulkan keprihatinan di kalangan akademisi dan masyarakat luas. Tindakan tak terpuji yang mencoreng dunia pendidikan itu dapat menjadi pengingat pentingnya integritas dan etika dalam dunia akademik.
Demikian ulasan mengenai profil Edy Meiyanto, guru besar Farmasi dari Universitas Gadjah Mada ( UGM ) yang tengah menjadi perhatian.
(nnz)
Lihat Juga :