Mimpi Kuliah di Singapura? Ini Panduan Lengkap dari Lulusan NUS Asal Indonesia

Senin, 04 Agustus 2025 - 13:00 WIB
Untuk meringankan beban biaya kuliah, Dymasius menekankan bahwa mahasiswa NUS, termasuk mahasiswa internasional seperti dirinya, dapat memanfaatkan beberapa skema bantuan keuangan, antara lain:

• Tuition Grant, yaitu subsidi biaya kuliah dari pemerintah Singapura yang mengurangi total biaya secara signifikan. Mahasiswa penerima biasanya diwajibkan bekerja di Singapura selama beberapa tahun setelah lulus.

• Bursary, yaitu hibah bagi mahasiswa dengan kebutuhan finansial, tanpa kewajiban pengembalian.

• Tuition Fee Loan, yaitu pinjaman untuk menutupi sebagian besar biaya kuliah yang baru harus dibayar setelah mahasiswa lulus dan bekerja.

• Student Assistance Loan atau Study Loan, yaitu pinjaman tambahan untuk biaya hidup dan kuliah, dengan persyaratan ringan dan pelunasan setelah lulus.

Selain itu, mahasiswa juga dapat bekerja paruh waktu serta mengajukan berbagai beasiswa prestasi maupun keuangan lainnya yang tersedia di NUS atau perguruan tinggi lain.

4. Siapkan Diri untuk Tantangan dan Kompetisi Global



Terakhir, Dymasius mengingatkan bahwa belajar di Singapura berarti siap bersaing secara global. Standar tinggi, lingkungan kompetitif, dan persaingan kerja pasca-lulus sangat menantang.

Saya berharap semakin banyak anak muda Indonesia yang berani bermimpi dan siap menghadapi tantangan global. Kalau bukan kita, siapa lagi yang akan memajukan Indonesia,” harapnya.

Ajakan Dymasius ini menjadi pelecut bagi generasi muda untuk terus berjuang, belajar, dan berkontribusi membawa manfaat bagi Tanah Air.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!