Apa Itu Ma'had Aly dan Bedanya dengan Perguruan Tinggi Islam Lainnya?

Rabu, 06 Agustus 2025 - 08:36 WIB
“Ini bukan sekadar teknik menulis, tetapi cermin dari sistem berpikir khas pesantren. Setiap metode punya tanggung jawab adab dan keilmuan. Ketika Ma’had Aly mengintegrasikan metode ini ke dalam standar mutu, itu artinya ia sedang menyusun jati dirinya secara epistemologis,” tegasnya.

Kasubdit Pendidikan Ma’had Aly sekaligus penanggung jawab forum, Mahrus, menegaskan bahwa Intisyar Dusturi bukan hanya forum sosialisasi kebijakan, melainkan proses menyusun ulang cara pandang terhadap mutu dan identitas Ma’had Aly.

“Yang kita lakukan hari ini bukan hanya menyampaikan regulasi. Kita sedang membangun kesadaran kelembagaan. Ma’had Aly punya ruh, punya khittah, dan membutuhkan cara berpikir yang khas. Ia tidak bisa disamakan begitu saja dengan pendidikan tinggi umum,” jelas Mahrus.

“Kita ingin mutu yang tidak mencabut akar. Kita ingin regulasi yang memerdekakan, bukan membebani. Maka Majelis Masyayikh dan Subdit hadir bukan sebagai regulator dari atas, tapi pelayan dari dalam,” tandasnya.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!