Kisah Hermawan, Lulus S2 dan S3 4 Tahun dengan IPK Sempurna di Universitas Brawijaya
Jum'at, 03 Oktober 2025 - 20:14 WIB
“Di Lab Biomol UB sudah dibangun ekosistem riset yang suportif oleh Prof. Muhaimin Rifa’i dan Prof. Sasmito Djati. Jadi kita ke lab itu tidak stres, gitu. Dengan tujuan yang jelas, kemudian ekosistem riset yang bagus, saya yakin semua pasti bisa untuk menghasilkan banyak publikasi berkualitas,” ujarnya.
Saat ini, Hermawan melanjutkan kariernya sebagai Research Fellow di Pusat Studi Biosistem DRPM UB, setara dengan postdoctoral fellow. Ia memasang target tinggi untuk publikasi berikutnya.
“Semoga ke depan saya dan rekan-rekan peneliti yang lain bisa menghasilkan publikasi yang sangat bagus. Syukur-syukur nanti bisa publish di Nature. Itu kan ikut mengangkat nama UB juga,” ujarnya.
Hermawan juga menyampaikan motivasi untuk para peneliti muda.
“Mungkin penelitian itu ada pasang surutnya. Pas surut, ya mungkin istirahat dulu ya pas surut ya. Tapi jangan terlalu lama. Karena studi itu ada waktunya ya. S2 itu dua tahun, S3 itu tiga tahun bagusnya. Jalani hubungan yang baik dengan promotornya atau pembimbingnya. Dan jangan lupa menikmati hidup,” pesannya.
Dia juga menyampaikan apresiasi terhadap para pembimbingnya.
“Untuk tambahan ya, mungkin saya ucapkan terima kasih dulu ya kepada beberapa pihak yang sangat berperan atas apa yang saya capai selama ini. Yang pertama saya ingin terima kasih kepada Rektor kita Prof. Widodo. Kemudian juga, kami juga harus berterima kasih kepada pembina lab di tempat saya bekerja,” pungkasnya.
Target Berikutnya: Publikasi di Nature
Saat ini, Hermawan melanjutkan kariernya sebagai Research Fellow di Pusat Studi Biosistem DRPM UB, setara dengan postdoctoral fellow. Ia memasang target tinggi untuk publikasi berikutnya.
“Semoga ke depan saya dan rekan-rekan peneliti yang lain bisa menghasilkan publikasi yang sangat bagus. Syukur-syukur nanti bisa publish di Nature. Itu kan ikut mengangkat nama UB juga,” ujarnya.
Pesan untuk Mahasiswa Pascasarjana
Hermawan juga menyampaikan motivasi untuk para peneliti muda.
“Mungkin penelitian itu ada pasang surutnya. Pas surut, ya mungkin istirahat dulu ya pas surut ya. Tapi jangan terlalu lama. Karena studi itu ada waktunya ya. S2 itu dua tahun, S3 itu tiga tahun bagusnya. Jalani hubungan yang baik dengan promotornya atau pembimbingnya. Dan jangan lupa menikmati hidup,” pesannya.
Dia juga menyampaikan apresiasi terhadap para pembimbingnya.
“Untuk tambahan ya, mungkin saya ucapkan terima kasih dulu ya kepada beberapa pihak yang sangat berperan atas apa yang saya capai selama ini. Yang pertama saya ingin terima kasih kepada Rektor kita Prof. Widodo. Kemudian juga, kami juga harus berterima kasih kepada pembina lab di tempat saya bekerja,” pungkasnya.
(nnz)
Lihat Juga :