Riwayat Pendidikan Soegondo Djojopoespito, Ketua Kongres Lahirnya Sumpah Pemuda

Senin, 27 Oktober 2025 - 12:06 WIB
Pada tahun 1924, setelah lulus AMS, Soegondo diterima di RHS (Rechtshoogeschool) di Batavia, sekolah tinggi hukum yang kini menjadi cikal bakal Fakultas Hukum Universitas Indonesia.

Meskipun hanya menempuh pendidikan hingga tingkat Propadeuse (setara dua tahun pertama), masa kuliah ini memperluas pandangan politiknya dan mempertemukannya dengan berbagai tokoh pergerakan muda Indonesia.

Selain aktif dalam dunia pendidikan, Soegondo juga dikenal sebagai tokoh pergerakan nasional. Ia mendirikan Perhimpunan Pelajar Indonesia bersama Sigit, Gularso, dan Darwis sebagai wadah perjuangan kaum muda terpelajar.

Pada 27–28 Oktober 1928, Soegondo dipercaya menjadi Ketua Kongres Pemuda II yang kemudian melahirkan keputusan monumental: Sumpah Pemuda — tonggak persatuan bangsa Indonesia.

Karier politiknya terus berlanjut setelah kemerdekaan. Soegondo pernah menjadi anggota Partai Nasional Indonesia (PNI), mendirikan Partai Sosialis Indonesia (PSI) bersama Sutan Syahrir, serta menjabat sebagai Menteri Pembangunan Masyarakat dalam Kabinet Halim. Atas jasanya, pemerintah Republik Indonesia menganugerahkan Bintang Jasa Utama pada 7 Agustus 1978, dan menetapkan Soegondo Djojopoespito sebagai Anggota Perintis Kemerdekaan Indonesia.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!