Cegah Bullying Sejak Dini, Kemendikdasmen Bagikan 7 Jurus untuk Guru BK
Sabtu, 15 November 2025 - 13:40 WIB
Kemendikdasmen melalui unggahan Instagramnya merilis panduan 7 Jurus BK Hebat yang dapat digunakan guru BK untuk memperkuat pencegahan perundungan. Foto/SINDOnews.
JAKARTA - Kasus ledakan di SMAN 72 Jakarta yang diduga dipicu karena pelaku merupakan korban bullying (perundungan) kembali membuka mata publik tentang pentingnya perlindungan menyeluruh bagi peserta didik.
Menanggapi hal ini, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menegaskan bahwa pencegahan perundungan adalah tanggung jawab kolektif seluruh elemen masyarakat.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menyampaikan bahwa upaya menciptakan sekolah yang aman dan nyaman tidak bisa dilakukan sendirian.
“Seperti pepatah Afrika, It Takes a Village to Raise a Child. Dibutuhkan seluruh desa untuk membesarkan seorang anak. Ini adalah ajakan bagi guru, orang tua, siswa, hingga masyarakat untuk mewujudkan lingkungan belajar yang menggembirakan dan bebas perundungan,” ujarnya, melalui siaran pers, Sabtu (15/11/2025).
Baca juga: Cegah Bullying, Mendikdasmen Siapkan Regulasi yang Humanis dan Partisipatif
Salah satu unsur penting dalam upaya tersebut adalah peran guru Bimbingan dan Konseling (BK). Kemendikdasmen melalui unggahan Instagramnya merilis panduan “7 Jurus BK Hebat” yang dapat digunakan guru BK untuk memperkuat pencegahan perundungan serta membangun kultur sekolah yang saling menghargai dan inklusif. Berikut rangkumannya:
Menanggapi hal ini, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menegaskan bahwa pencegahan perundungan adalah tanggung jawab kolektif seluruh elemen masyarakat.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menyampaikan bahwa upaya menciptakan sekolah yang aman dan nyaman tidak bisa dilakukan sendirian.
“Seperti pepatah Afrika, It Takes a Village to Raise a Child. Dibutuhkan seluruh desa untuk membesarkan seorang anak. Ini adalah ajakan bagi guru, orang tua, siswa, hingga masyarakat untuk mewujudkan lingkungan belajar yang menggembirakan dan bebas perundungan,” ujarnya, melalui siaran pers, Sabtu (15/11/2025).
Baca juga: Cegah Bullying, Mendikdasmen Siapkan Regulasi yang Humanis dan Partisipatif
Salah satu unsur penting dalam upaya tersebut adalah peran guru Bimbingan dan Konseling (BK). Kemendikdasmen melalui unggahan Instagramnya merilis panduan “7 Jurus BK Hebat” yang dapat digunakan guru BK untuk memperkuat pencegahan perundungan serta membangun kultur sekolah yang saling menghargai dan inklusif. Berikut rangkumannya:
7 Jurus Guru BK untuk Atasi Perundungan
1. Kenali Potensi
Lihat Juga :