Transformasi Akademik PTKI Menuju Panggung Global: Tantangan dan Capaian Membangun Reputasi

Rabu, 17 Desember 2025 - 17:01 WIB
‘’Terlebih PTKI ini adalah satu-satunya perguruan tinggi yang paling reputatif dalam merespons berbagai dinamika konflik global yang mengatasnamakan agama. Karena PTKI memiliki dosen-dosen yang kredibel untuk dijadikan rujukan pemikiran-pemikiran Islam global,’’ tegas Direktur.

Kemenag juga melakukan peningkatan jumlah program studi yang terakreditasi Unggul. Sampai pada Desember 2025, terdapat 34 PTKI yang memperoleh Akreditasi Institusi Unggul. Capaian ini tidak lepas dari salah satu program konversi atribut akreditasi program studi dari B menjadi Baik Sekali dan dari A menjadi Unggul melalui proses Instrumen Suplemen Konversi (ISK).

Selain itu ada Program Double Degree PTKI dengan perguruan tinggi luar negeri bereputasi. Direktorat PTKI telah merintis terselenggaranya program double degree yang diselenggarakan oleh 8 PTKIN dengan 3 kampus luar negeri yang bereputasi.

Ketiga kampus tersebut yaitu SOAS University of London, The University of Edinburgh, dan Universitas Utara Malaysia. Adapun kampus PTKIN yang menjadi penyelenggara adalah UIN Sunan Gunung Djati Bandung, UIN Raden Fatah Palembang, UIN Sunan Ampel Surabaya, UIN Ar-Raniry Aceh, UIN Mataram, Universitas Islam Internasional Indonesia, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, dan UIN Alauddin Makassar.

Seiring dengan ditetapkannya Keputusan Direktur Jenderal Nomor 10271 Tahun 2025 tentang Pedoman Kerja Sama PTKI dalam Penyelenggaraan Pendidikan Bergelar sebagai dasar penyelenggaraan program double degree, joint degree, dan fast track, maka harapannya pada 2026 ke depan selain pelaksanaannya akan lebih masif lagi, juga diharapkan kualitasnya dapat terus ditingkatkan.

‘’Pada tahun 2026 nanti kita bekerjasama dengan Puspenma (Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan) Kementerian Agama akan memperluas perguruan tinggi luar negeri yang menjadi mitra. Dan PTKI yang menjadi penyelenggara juga akan bertambah,’’ pungkasnya.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!