Dugaan Kecurangan Massal, Kampus Ini Batalkan Nilai Ujian Akhir Online Mahasiswa
Senin, 22 Desember 2025 - 14:36 WIB
Menanggapi insiden tersebut, SNU kini tengah menyiapkan langkah-langkah kebijakan di tingkat universitas untuk menangani pelanggaran akademik, khususnya yang berkaitan dengan pembelajaran daring. Salah satu upaya yang disiapkan adalah penyusunan pedoman penggunaan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dalam tugas perkuliahan.
Dalam kebijakan baru tersebut, dosen akan diminta mencantumkan secara jelas aturan penggunaan AI di silabus mata kuliah masing-masing. Selain itu, SNU juga mempertimbangkan alternatif metode evaluasi, seperti ujian open-book atau penilaian berbasis tugas, terutama untuk mata kuliah yang harus diselenggarakan secara online.
Seorang juru bicara SNU mengatakan kepada Yonhap bahwa pengurangan kelas daring bukanlah solusi yang sejalan dengan perkembangan zaman. Ia menegaskan universitas saat ini sedang mengeksplorasi metode evaluasi baru yang lebih adaptif dan adil.
Kasus ini menambah daftar skandal kecurangan akademik yang melibatkan penggunaan AI di sejumlah universitas papan atas Korea Selatan, termasuk Korea University dan Yonsei University.
Sebelumnya, beberapa mata kuliah di kampus-kampus tersebut juga membatalkan nilai ujian atau beralih ke ujian tatap muka setelah praktik kecurangan terungkap.
Dalam kebijakan baru tersebut, dosen akan diminta mencantumkan secara jelas aturan penggunaan AI di silabus mata kuliah masing-masing. Selain itu, SNU juga mempertimbangkan alternatif metode evaluasi, seperti ujian open-book atau penilaian berbasis tugas, terutama untuk mata kuliah yang harus diselenggarakan secara online.
Seorang juru bicara SNU mengatakan kepada Yonhap bahwa pengurangan kelas daring bukanlah solusi yang sejalan dengan perkembangan zaman. Ia menegaskan universitas saat ini sedang mengeksplorasi metode evaluasi baru yang lebih adaptif dan adil.
Kasus ini menambah daftar skandal kecurangan akademik yang melibatkan penggunaan AI di sejumlah universitas papan atas Korea Selatan, termasuk Korea University dan Yonsei University.
Sebelumnya, beberapa mata kuliah di kampus-kampus tersebut juga membatalkan nilai ujian atau beralih ke ujian tatap muka setelah praktik kecurangan terungkap.
(nnz)
Lihat Juga :