Profil Nashin Mahtani, Inovator Peta Kebencanaan dari Indonesia yang Meraih Penghargaan PBB
Rabu, 24 Desember 2025 - 14:05 WIB
Mengutip laman UNDRR dan nashinmahtani.com, berikut ini profil dan riwayat pendidikan Nashin Mahtani yang mengharumkan Indonesia melalui inovasi untuk penanggulangan kebencanaan.
Nashin sebelumnya bekerja sebagai desainer dan peneliti di Urban Risk Lab, MIT, serta sebagai asisten peneliti di School of Architecture, University of Waterloo, di mana ia berkontribusi pada berbagai proyek yang berfokus pada mitigasi risiko banjir.
Ia menyelesaikan pendidikan Magister Arsitektur (M.Arch ’15) dan Sarjana Studi Arsitektur (BAS ’14) di University of Waterloo, Kanada. Sebelumnya, Nashin juga pernah bekerja sebagai arsitek di New York, Los Angeles, Miami, dan Toronto.
Baca juga: Ini Riwayat Pendidikan Seluruh Presiden Indonesia, Sudah Tahu?
Dalam pengembangan keilmuannya, Nashin menaruh perhatian besar pada kajian water politics dan infrastruktur air, filosofi komunikasi dan media, serta adaptasi epigenetik dalam konteks perubahan iklim dan risiko bencana.
Selain itu, Nashin juga dikenal aktif dalam riset kolaboratif. Ia merupakan principal co-investigator MERA, sebuah kolektif riset dan desain yang meneliti masa depan struktur tata kelola berbasis keseimbangan ekologis (ecological homeostasis).
Latar Belakang Pendidikan Nashin Mahtani
Nashin sebelumnya bekerja sebagai desainer dan peneliti di Urban Risk Lab, MIT, serta sebagai asisten peneliti di School of Architecture, University of Waterloo, di mana ia berkontribusi pada berbagai proyek yang berfokus pada mitigasi risiko banjir.
Ia menyelesaikan pendidikan Magister Arsitektur (M.Arch ’15) dan Sarjana Studi Arsitektur (BAS ’14) di University of Waterloo, Kanada. Sebelumnya, Nashin juga pernah bekerja sebagai arsitek di New York, Los Angeles, Miami, dan Toronto.
Baca juga: Ini Riwayat Pendidikan Seluruh Presiden Indonesia, Sudah Tahu?
Dalam pengembangan keilmuannya, Nashin menaruh perhatian besar pada kajian water politics dan infrastruktur air, filosofi komunikasi dan media, serta adaptasi epigenetik dalam konteks perubahan iklim dan risiko bencana.
Selain itu, Nashin juga dikenal aktif dalam riset kolaboratif. Ia merupakan principal co-investigator MERA, sebuah kolektif riset dan desain yang meneliti masa depan struktur tata kelola berbasis keseimbangan ekologis (ecological homeostasis).
Lihat Juga :