Kementerian Transmigrasi Siapkan Talenta Sangat Unggul Lewat Beasiswa Patriot
Kamis, 22 Januari 2026 - 13:22 WIB
Rapat tersebut diikuti oleh 10 Perguruan Tinggi Negeri dari berbagai daerah yang menjadi mitra program tersebut. Melalui Beasiswa Patriot, peserta tidak hanya menempuh pendidikan, tetapi juga diberi mandat untuk mengelola potensi wilayah dan mengubahnya menjadi kegiatan ekonomi yang nyata dan berkelanjutan.
Baca juga: Beasiswa Patriot: Strategi Transformasi Transmigrasi Melalui Akademik Sumber Daya Unggul
Menurut Menteri Iftitah, kepemimpinan tidak bisa sepenuhnya diserahkan pada sistem atau teknologi. Di banyak wilayah, terutama kawasan transmigrasi, kehadiran pemimpin lapangan masih menjadi kunci utama pembangunan.
“Kita butuh orang-orang yang bisa membangun kepercayaan, menyatukan masyarakat, dan mengambil keputusan di situasi nyata. Di ruang-ruang seperti inilah peran manusia tidak tergantikan,” tegasnya.
Setelah menyelesaikan studi, penerima Beasiswa Patriot akan menjalani penugasan selama satu tahun di kawasan transmigrasi. Mereka akan fokus mengembangkan sektor-sektor potensial seperti industri lokal, perikanan, kesehatan, dan teknologi terapan sesuai kebutuhan dan karakter wilayah.
“Target akhirnya jelas, lahir pusat-pusat ekonomi baru dan lapangan kerja bagi masyarakat setempat. Patriot kita hadir sebagai penggerak, bukan penonton,” kata Menteri.
Baca juga: Beasiswa Patriot: Strategi Transformasi Transmigrasi Melalui Akademik Sumber Daya Unggul
Menurut Menteri Iftitah, kepemimpinan tidak bisa sepenuhnya diserahkan pada sistem atau teknologi. Di banyak wilayah, terutama kawasan transmigrasi, kehadiran pemimpin lapangan masih menjadi kunci utama pembangunan.
“Kita butuh orang-orang yang bisa membangun kepercayaan, menyatukan masyarakat, dan mengambil keputusan di situasi nyata. Di ruang-ruang seperti inilah peran manusia tidak tergantikan,” tegasnya.
Setelah menyelesaikan studi, penerima Beasiswa Patriot akan menjalani penugasan selama satu tahun di kawasan transmigrasi. Mereka akan fokus mengembangkan sektor-sektor potensial seperti industri lokal, perikanan, kesehatan, dan teknologi terapan sesuai kebutuhan dan karakter wilayah.
“Target akhirnya jelas, lahir pusat-pusat ekonomi baru dan lapangan kerja bagi masyarakat setempat. Patriot kita hadir sebagai penggerak, bukan penonton,” kata Menteri.
Lihat Juga :