HUT PERTUNI ke-60, Dorong Sinergi Pendidikan dan Dunia Kerja Inklusif

Senin, 26 Januari 2026 - 20:39 WIB
Tak hanya itu, Aryani juga berkiprah sebagai pengurus PERTUNI dengan menjabat Kepala Departemen Kewirausahaan dan Tenaga Kerja. Peran tersebut difokuskan pada penguatan ekonomi serta perluasan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas. Kehadirannya menjadi representasi nyata sinergi antara pendidikan inklusif, kewirausahaan, dan kepemimpinan organisasi.

Suara Dunia Pendidikan Inklusif



Dalam sesi wawancara, perwakilan LLD Universitas Pamulang, Putri Wulandari menyampaikan keprihatinan dunia pendidikan inklusif terhadap masih terbatasnya perusahaan yang membuka peluang kerja bagi lulusan mahasiswa disabilitas.

“Kampus telah berupaya mencetak lulusan difabel yang kompeten dan siap bersaing. Namun, dukungan dunia industri masih sangat dibutuhkan agar lulusan disabilitas dapat terserap secara optimal di dunia kerja,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Sosial menegaskan bahwa pemerintah tidak akan berhenti pada pemberian akses pendidikan semata.

Pemerintah akan memperkuat regulasi ketenagakerjaan, memperluas program penempatan kerja, serta mendorong kolaborasi dengan dunia usaha guna menciptakan ekosistem kerja yang inklusif dan berkeadilan.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!