Kisah Nadiya, Wisudawan UNEJ dan Calon Dokter Gigi yang Jadi Lulusan Terbaik
Sabtu, 07 Februari 2026 - 20:00 WIB
Meski menghadapi tantangan ekonomi dan memiliki tanggungan keluarga yang tidak sedikit, orang tua Nadiya selalu berusaha memberikan fasilitas terbaik seperti alat-alat pendukung yang mahal demi kelancaran studinya.
Kedua orang tuanya bekerja sebagai pegawai swasta dengan jarak yang bisa memisahkan keluarga setiap harinya. Sang ayah harus menempuh perjalanan puluhan kilometer dari rumah mereka di Bandung untuk bekerja, sementara ibunya kerap bertugas ke luar kota bahkan luar pulau, seperti Papua, Kalimantan, Sulawesi, dan Sumatera sehingga Nadiya hanya bisa bertemu mereka seminggu sekali.
Baca juga: Lulusan Terbaik UNEJ, Teguh Efendi Raih IPK 3,71 dan Sertifikasi Data Scientist
Kondisi tersebut membuat waktu kebersamaan keluarga menjadi terbatas, namun tidak mengurangi komitmen orang tua Nadiya dalam mendukung pendidikan anak-anaknya.
Selain harus membagi jarak dan waktu, keluarga Nadiya juga dihadapkan pada tantangan ekonomi. Saat itu, keluarganya masih tinggal di rumah kontrakan dengan biaya sewa yang terus meningkat setiap tahunnya, terlebih di tengah biaya hidup kota Bandung yang tidak murah.
Kedua orang tuanya bekerja sebagai pegawai swasta dengan jarak yang bisa memisahkan keluarga setiap harinya. Sang ayah harus menempuh perjalanan puluhan kilometer dari rumah mereka di Bandung untuk bekerja, sementara ibunya kerap bertugas ke luar kota bahkan luar pulau, seperti Papua, Kalimantan, Sulawesi, dan Sumatera sehingga Nadiya hanya bisa bertemu mereka seminggu sekali.
Baca juga: Lulusan Terbaik UNEJ, Teguh Efendi Raih IPK 3,71 dan Sertifikasi Data Scientist
Kondisi tersebut membuat waktu kebersamaan keluarga menjadi terbatas, namun tidak mengurangi komitmen orang tua Nadiya dalam mendukung pendidikan anak-anaknya.
Selain harus membagi jarak dan waktu, keluarga Nadiya juga dihadapkan pada tantangan ekonomi. Saat itu, keluarganya masih tinggal di rumah kontrakan dengan biaya sewa yang terus meningkat setiap tahunnya, terlebih di tengah biaya hidup kota Bandung yang tidak murah.
Lihat Juga :