Buku 'Teladan Sang Menteri' Diluncurkan, Ungkap Kepemimpinan Religius Nasaruddin Umar
Selasa, 07 April 2026 - 11:46 WIB
Selain menelusuri perjalanan hidupnya sejak masa kecil di Bone, Sulawesi Selatan, buku ini juga mengulas gagasan besar yang ia kembangkan, seperti moderasi beragama, pendekatan teo-sofi dalam memahami Al-Qur’an, serta konsep eko-teologi yang mengaitkan ajaran tauhid dengan tanggung jawab ekologis. Gagasan tersebut telah diterjemahkan dalam berbagai kebijakan konkret, termasuk pengembangan eco-masjid dan program berbasis lingkungan.
Di bidang pendidikan, buku ini juga memperkenalkan konsep “kurikulum cinta” yang menempatkan nilai kasih sayang sebagai fondasi utama dalam membangun relasi sosial dan pembelajaran yang humanis.
Sejumlah pejabat dan tokoh nasional turut menghadiri kegiatan ini, di antaranya Nurhayati, Ismail Cawidu, Dwi Larso, Kamaruddin Amin, serta Abu Rokhmad. Hadir pula sejumlah rektor PTKIN dari seluruh Indonesia.
Sebagai narasumber, tampil Yusny Saby dan Farid F Saenong yang memperkaya diskusi dengan perspektif akademik dan kebijakan.
Melalui peluncuran buku ini, UIN Ar-Raniry menghadirkan potret utuh kepemimpinan religius yang moderat, inklusif, dan berorientasi pada pengabdian. Buku ini diharapkan menjadi referensi penting bagi akademisi, pembuat kebijakan, dan masyarakat luas dalam membangun model kepemimpinan yang tidak hanya kuat secara intelektual, tetapi juga berakar pada nilai spiritual dan kemanusiaan.
Di bidang pendidikan, buku ini juga memperkenalkan konsep “kurikulum cinta” yang menempatkan nilai kasih sayang sebagai fondasi utama dalam membangun relasi sosial dan pembelajaran yang humanis.
Sejumlah pejabat dan tokoh nasional turut menghadiri kegiatan ini, di antaranya Nurhayati, Ismail Cawidu, Dwi Larso, Kamaruddin Amin, serta Abu Rokhmad. Hadir pula sejumlah rektor PTKIN dari seluruh Indonesia.
Sebagai narasumber, tampil Yusny Saby dan Farid F Saenong yang memperkaya diskusi dengan perspektif akademik dan kebijakan.
Melalui peluncuran buku ini, UIN Ar-Raniry menghadirkan potret utuh kepemimpinan religius yang moderat, inklusif, dan berorientasi pada pengabdian. Buku ini diharapkan menjadi referensi penting bagi akademisi, pembuat kebijakan, dan masyarakat luas dalam membangun model kepemimpinan yang tidak hanya kuat secara intelektual, tetapi juga berakar pada nilai spiritual dan kemanusiaan.
(nnz)
Lihat Juga :