UNEJ Teliti Paku Pohon Purba di Ijen Geopark, Kekayaan Alam Bernilai Konservasi Tinggi
Jum'at, 17 April 2026 - 10:20 WIB
Bahkan timnya menemukan banyak paku pohon yang tingginya mencapai enam hingga sepuluh meter seperti pohon kelapa. Kondisi ini dimungkinkan karena lingkungan Erek-erek Geoforest yang masih alami, kelembaban tinggi, kanopi pohon yang rapat dan limpahan sumber air.
Kelestarian hutan di wilayah Erek-erek juga karena kondisi topografinya. Wilayah ini seakan seperti dibentengi oleh bentang alam Gunung Rante. Prof. Hari Sulistyowati menduga, bentang alam ini yang melindungi wilayah Erek-erek dari letusan Gunung Ijen purba pada masa lalu. Tak heran jika kondisinya masih terjaga, masih seperti ribuan tahun lalu.
Baca juga: Teknik Sipil UNEJ Resmi Terakreditasi Internasional IABEE, Peluang Kerja Global Terbuka Lebar
“Ketika kami memulai riset di Erek-erek Geoforest, kami takjub dengan kondisi alamnya, seperti sedang masuk ke hutan di era dinosaurus,” ungkap Prof. Hari Sulistyowati, melalui siaran pers, Jumat (17/4/2026).
Peneliti Biologi FMIPA UNEJ mulai meneliti di Ijen Geopark semenjak tahun 2020 silam.
Keberadaan paku pohon yang masuk tumbuhan purba beserta lingkungan pendukungnya ini tentu saja menarik untuk dikaji. Saat ini para ahli Biologi FMIPA UNEJ terus meneliti.
Kelestarian hutan di wilayah Erek-erek juga karena kondisi topografinya. Wilayah ini seakan seperti dibentengi oleh bentang alam Gunung Rante. Prof. Hari Sulistyowati menduga, bentang alam ini yang melindungi wilayah Erek-erek dari letusan Gunung Ijen purba pada masa lalu. Tak heran jika kondisinya masih terjaga, masih seperti ribuan tahun lalu.
Baca juga: Teknik Sipil UNEJ Resmi Terakreditasi Internasional IABEE, Peluang Kerja Global Terbuka Lebar
“Ketika kami memulai riset di Erek-erek Geoforest, kami takjub dengan kondisi alamnya, seperti sedang masuk ke hutan di era dinosaurus,” ungkap Prof. Hari Sulistyowati, melalui siaran pers, Jumat (17/4/2026).
Peneliti Biologi FMIPA UNEJ mulai meneliti di Ijen Geopark semenjak tahun 2020 silam.
Keberadaan paku pohon yang masuk tumbuhan purba beserta lingkungan pendukungnya ini tentu saja menarik untuk dikaji. Saat ini para ahli Biologi FMIPA UNEJ terus meneliti.
Lihat Juga :