Sejarah Hari Buruh 1 Mei: Awal May Day hingga Resmi Jadi Libur Nasional di Indonesia
Jum'at, 01 Mei 2026 - 13:08 WIB
Presiden juga menganggarkan Rp500 triliun untuk perlindungan sosial bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah serta berjanji membangun 1 juta rumah yang dampak lain dari program ini adalah akan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat Indonesia.
Dikutip dari laman Perpustakaan Universitas Brawijaya, Jumat (1/5/2026), sejarah Hari Buruh bermula dari gerakan pekerja di Amerika Serikat pada akhir abad ke-19. Pada masa itu, para buruh menghadapi kondisi kerja yang berat dengan jam kerja panjang dan upah rendah.
Situasi tersebut memicu gelombang tuntutan agar pekerja memperoleh hak yang lebih baik, termasuk pengurangan jam kerja dan peningkatan kesejahteraan.
Baca juga: Ini 11 Tuntutan Buruh di Peringatan May Day 2026
Momentum penting terjadi pada 1 Mei 1886 ketika ribuan buruh di Chicago, Amerika Serikat, menggelar aksi demonstrasi besar-besaran. Mereka menuntut penerapan jam kerja delapan jam sehari. Namun aksi tersebut berujung ricuh dan menyebabkan korban jiwa.
Pasca-peristiwa itu, sejumlah aktivis buruh ditangkap dan dijatuhi hukuman berat dengan tuduhan terkait aksi kekerasan. Insiden tersebut kemudian menjadi tonggak lahirnya gerakan solidaritas buruh internasional.
Tiga tahun kemudian, tepatnya pada 1889, Kongres Buruh Internasional yang berlangsung di Paris, Prancis, menetapkan 1 Mei sebagai Hari Buruh Internasional. Sejak saat itu, tanggal tersebut diperingati setiap tahun sebagai simbol perjuangan pekerja di seluruh dunia.
Sejarah Hari Buruh Internasional
Dikutip dari laman Perpustakaan Universitas Brawijaya, Jumat (1/5/2026), sejarah Hari Buruh bermula dari gerakan pekerja di Amerika Serikat pada akhir abad ke-19. Pada masa itu, para buruh menghadapi kondisi kerja yang berat dengan jam kerja panjang dan upah rendah.
Situasi tersebut memicu gelombang tuntutan agar pekerja memperoleh hak yang lebih baik, termasuk pengurangan jam kerja dan peningkatan kesejahteraan.
Baca juga: Ini 11 Tuntutan Buruh di Peringatan May Day 2026
Momentum penting terjadi pada 1 Mei 1886 ketika ribuan buruh di Chicago, Amerika Serikat, menggelar aksi demonstrasi besar-besaran. Mereka menuntut penerapan jam kerja delapan jam sehari. Namun aksi tersebut berujung ricuh dan menyebabkan korban jiwa.
Pasca-peristiwa itu, sejumlah aktivis buruh ditangkap dan dijatuhi hukuman berat dengan tuduhan terkait aksi kekerasan. Insiden tersebut kemudian menjadi tonggak lahirnya gerakan solidaritas buruh internasional.
Tiga tahun kemudian, tepatnya pada 1889, Kongres Buruh Internasional yang berlangsung di Paris, Prancis, menetapkan 1 Mei sebagai Hari Buruh Internasional. Sejak saat itu, tanggal tersebut diperingati setiap tahun sebagai simbol perjuangan pekerja di seluruh dunia.
Lihat Juga :