Transformasi Pendidikan Didorong Lewat Pelatihan Guru dan Kampus Berdampak Nyata
Kamis, 21 Mei 2026 - 18:00 WIB
Ia menilai para guru sebenarnya memiliki motivasi belajar yang kuat, tetapi masih menghadapi keterbatasan akses terhadap pelatihan yang memadai dan berkelanjutan.
Selain meningkatkan kompetensi akademik, organisasi guru tersebut juga menjalankan program penguatan literasi keuangan bagi para pendidik. Program itu bertujuan membantu guru memiliki kecerdasan finansial dan ketahanan ekonomi dalam menghadapi situasi sulit.
Unifah menekankan pentingnya membangun budaya menabung dan perencanaan keuangan jangka panjang di kalangan tenaga pendidik. Program literasi finansial tersebut nantinya akan dijalankan bersama sektor perbankan dengan menyesuaikan kebutuhan masing-masing daerah.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof Fauzan, menyampaikan keyakinannya bahwa seminar tersebut akan melahirkan berbagai gagasan dan solusi bagi persoalan pendidikan tinggi di Indonesia.
Menurut Fauzan, tantangan klasik seperti mutu, akses, dan relevansi pendidikan tinggi masih menjadi pekerjaan rumah besar yang membutuhkan langkah transformasi nyata agar kampus mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Ia menegaskan bahwa kemajuan bangsa tidak hanya ditentukan oleh kekayaan alam, tetapi juga kualitas manusia yang dibentuk melalui ekosistem pendidikan yang sehat, adaptif, dan visioner.
Selain meningkatkan kompetensi akademik, organisasi guru tersebut juga menjalankan program penguatan literasi keuangan bagi para pendidik. Program itu bertujuan membantu guru memiliki kecerdasan finansial dan ketahanan ekonomi dalam menghadapi situasi sulit.
Unifah menekankan pentingnya membangun budaya menabung dan perencanaan keuangan jangka panjang di kalangan tenaga pendidik. Program literasi finansial tersebut nantinya akan dijalankan bersama sektor perbankan dengan menyesuaikan kebutuhan masing-masing daerah.
Pendidikan Tinggi Harus Jadi Pusat Solusi Sosial
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof Fauzan, menyampaikan keyakinannya bahwa seminar tersebut akan melahirkan berbagai gagasan dan solusi bagi persoalan pendidikan tinggi di Indonesia.
Menurut Fauzan, tantangan klasik seperti mutu, akses, dan relevansi pendidikan tinggi masih menjadi pekerjaan rumah besar yang membutuhkan langkah transformasi nyata agar kampus mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Ia menegaskan bahwa kemajuan bangsa tidak hanya ditentukan oleh kekayaan alam, tetapi juga kualitas manusia yang dibentuk melalui ekosistem pendidikan yang sehat, adaptif, dan visioner.
Lihat Juga :