Peneliti UNEJ Ungkap Keunikan Puyuh Gonggong, Fauna Endemik Jember yang Rentan Punah

Senin, 15 Juni 2026 - 20:30 WIB
Puyuh Gonggong Biasa (Arborophilia orientalis). Foto/Sam Kawah Ijen.
JAKARTA - Wilayah Jember dan sekitarnya ternyata memiliki Sumber Daya Alam (SDA) berupa fauna yang unik dan tiada duanya, karena hanya ada di bumi Pandalungan. Fauna tersebut adalah Puyuh Gonggong Biasa (Arborophilia orientalis) yang hanya hidup di dataran tinggi Hyang Argopuro, Pegunungan Ijen, dan Taman Nasional Meru Betiri.

Sayangnya, informasi dan pengetahuan mengenai puyuh gonggong biasa belum banyak tersebar. Maka tidak heran jika masyarakat kita masih asing dengan burung yang satu ini. Bahkan keberadaan puyuh gonggong biasa kini rentan terhadap kepunahan (vulnerable).



Baca juga: Mahasiswa Indonesia-Thailand Pelajari Rantai Pasok Kopi Jawa Lewat Short Course UNEJ

Keunikan puyuh gonggong biasa ini, menarik peneliti Program Studi Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Jember (UNEJ) , Arif Mohammad Siddiq.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!