LABSPROJECT 2026 Dorong Kreativitas dan Kolaborasi Siswa SMA Labschool Jakarta
Senin, 13 Juli 2026 - 11:16 WIB
Ketua Pelaksana LABSPROJECT 2026, Laode Faz Karabiasa, mengatakan bahwa proses mempersiapkan festival justru menjadi pengalaman paling berharga bagi seluruh panitia.
"Tidak ada satu pun dari kami yang pernah menyelenggarakan festival sebesar ini sebelumnya. Semua kami pelajari bersama. Kami belajar bahwa ide yang baik tidak akan berarti tanpa kerja sama, disiplin, dan keberanian mengambil tanggung jawab. EVOCRIA bukan hanya nama acara, tetapi benar-benar menjadi perjalanan yang membentuk kami menjadi pribadi yang lebih dewasa," pungkasnya.
Hal serupa dirasakan oleh Maya Hapsari, salah satu orang tua siswa yang ikut mendampingi para siswa dalam mempersiapkan LABSPROJECT 2026.
"Sebagai orang tua, kami tentu bangga melihat anak-anak mampu menghadirkan festival sebesar ini. Namun yang lebih membanggakan adalah perubahan yang kami lihat selama prosesnya," katanya.
Terlibat dalam kegiatan ini, menurutnya, para murid pun menjadi lebih mandiri, lebih percaya diri, lebih berani menyampaikan pendapat dan lebih bertanggung jawab.
"Anak-anak juga berhasil membangun kolaborasi dan bekerja sama dengan berbagai elemen, mulai dari sesama siswa, guru, orang tua, hingga berbagai pihak eksternal yang terlibat dalam penyelenggaraan acara ini," pungkasnya.
"Tidak ada satu pun dari kami yang pernah menyelenggarakan festival sebesar ini sebelumnya. Semua kami pelajari bersama. Kami belajar bahwa ide yang baik tidak akan berarti tanpa kerja sama, disiplin, dan keberanian mengambil tanggung jawab. EVOCRIA bukan hanya nama acara, tetapi benar-benar menjadi perjalanan yang membentuk kami menjadi pribadi yang lebih dewasa," pungkasnya.
Hal serupa dirasakan oleh Maya Hapsari, salah satu orang tua siswa yang ikut mendampingi para siswa dalam mempersiapkan LABSPROJECT 2026.
"Sebagai orang tua, kami tentu bangga melihat anak-anak mampu menghadirkan festival sebesar ini. Namun yang lebih membanggakan adalah perubahan yang kami lihat selama prosesnya," katanya.
Terlibat dalam kegiatan ini, menurutnya, para murid pun menjadi lebih mandiri, lebih percaya diri, lebih berani menyampaikan pendapat dan lebih bertanggung jawab.
"Anak-anak juga berhasil membangun kolaborasi dan bekerja sama dengan berbagai elemen, mulai dari sesama siswa, guru, orang tua, hingga berbagai pihak eksternal yang terlibat dalam penyelenggaraan acara ini," pungkasnya.
(nnz)
Lihat Juga :