Kemenristek Dukung Uji Klinis Genos Teknologi Pengendus COVID-19 buatan UGM

Jum'at, 25 September 2020 - 09:59 WIB
Mantan Kepala Bappenas ini menginginkan, dukungan ini sebagai pijakan awal pemerintah untuk bisa menghasilkan alat pendeteksi dini COVID-19 yang murah, cepat dan akurat. Bambang berharap pada Desember nanti Genose sudah bisa dipakai masyarakat luas sebagai alat pendeteksi dini di tempat-tempat umum. (Baca juga: Mendikbud Tetap Terapkan Kurikulum Baru di Sekolah Penggerak )

Bambang menuturkan, Genose ini menarik karena telah memakai teknologi Artificial intelligence (AI). Dia mengapresiasi bahwa peneliti Indonesia tidak hanya menguasai isu kesehatan tapi juga mampu menggunakan AI yang dia yakini Genose akan bekerja lebih maksimal dengan data sampel yang makin banyak. "Machine learning itu berupaya membaca karakter hembusan nafas itu apakah mengandung virus atau tidak. Penguasaan konsep big data dengan AI jadi kunci akurasi Genose," katanya.

Bambang juga menuturkan, kementerian juga siap membantu untuk hilirisasi sehingga teknologi ini bisa diproduksi dalam jumlah yang jauh lebih besar. Dia mengungkapkan, Indonesia harus bersiap karena negara lain seperti Finlandia dan Israel dikabarkan telah mengembangkan alat yang sejenis dan menyebarkan alat ini ke berbagai negara.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!