Pendidikan Indonesia Tertinggal dari Vietnam, Wapres: Ini Kuncinya
Jum'at, 25 September 2020 - 10:42 WIB
“Tapi, jumlah sumber daya peneliti Indonesia hanya 89 orang per 1 juta penduduk. Sedangkan, Vietnam memiliki jumlah peneliti 673 per 1 juta penduduk,” tutur Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) nonaktif itu. (Baca juga: DPR Kecewa, Dana Bos Madrasah Masih Dipotong Rp100-250 Ribu per Siswa )
Ma’ruf Amin memaparkan alokasi anggaran riset dan pengembangan dari pemerintah sebesar 40 persen dan sisanya dari swasta. Di Vietnam, alokasi anggaran riset dan pengembangan dari industri swasta sebesar 52 persen dan sisanya pemerintah.
“Karena itu, inovasi dan sinergi menjadi faktor penting dalam mengejar ketertinggalan. Selain inovasi dan sinergitas, daya saing SDM juga perlu menjadi perhatian dimana hal ini erat kaitannya dengan produktivitas nasional,” jelasnya.
Berdasarkan data Asian Productivity Organization (APO) 2018, posisi produktivitas per pekerja Indonesia berada di peringkat ke-4 dari 8 negara Asia yang tergabung dalam organisasi tersebut.
“Di era persaingan dagang yang semakin kompetitif, Indonesia harus mampu meningkatkan produktivitas melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan SDM, pemanfaatan teknologi yang tepat guna, inovasi serta iklim usaha yang lebih baik,” pungkasnya.
Ma’ruf Amin memaparkan alokasi anggaran riset dan pengembangan dari pemerintah sebesar 40 persen dan sisanya dari swasta. Di Vietnam, alokasi anggaran riset dan pengembangan dari industri swasta sebesar 52 persen dan sisanya pemerintah.
“Karena itu, inovasi dan sinergi menjadi faktor penting dalam mengejar ketertinggalan. Selain inovasi dan sinergitas, daya saing SDM juga perlu menjadi perhatian dimana hal ini erat kaitannya dengan produktivitas nasional,” jelasnya.
Berdasarkan data Asian Productivity Organization (APO) 2018, posisi produktivitas per pekerja Indonesia berada di peringkat ke-4 dari 8 negara Asia yang tergabung dalam organisasi tersebut.
“Di era persaingan dagang yang semakin kompetitif, Indonesia harus mampu meningkatkan produktivitas melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan SDM, pemanfaatan teknologi yang tepat guna, inovasi serta iklim usaha yang lebih baik,” pungkasnya.
(mpw)
Lihat Juga :