Bangun Jejaring, 600 Mahasiswa Ikuti Pertukaran Mahasiswa Nasional
Minggu, 18 Oktober 2020 - 11:52 WIB
Agustinus menerangkan, acara yang digelar mulai Kamis hingga Sabtu (17/10) ini diisi dengan berbagai materi seperti membangun kreativitas, inovasi dan kolaborasi dalam kewirausahaan, strategi membangun startup, CEO Talks hingga informasi tata cara mendirikan perseroan terbatas dan kiat mendaftarkan hak kekayaan intelektual. Pada akhir acara mahasiswa yang menjadi peserta akan menjalani ujian mandiri dan menunjukkan penampilan sebagai tim. (Baca juga: Kampus Merdeka Bekali Mahasiswa untuk Hadapi Tantangan Masa Depan )
Sebagai kampus entrepreneurial, dia mengatakan, dari total 15.000 mahasiswa Untar sebanyak 3.000 mahasiswa telah memiliki bisnis sendiri dengan omzet mulai puluhan hingga ratusan juta rupiah. Dia berharap melalui acara ini maka interaksi akan lebih banyak terjalin sehingga akan terbangun satu komunitas untuk bersama meningkatkan kompetensi maupun bisnis di masa depan. "Saya kira ini adalah satu peluang untuk terus bisa berkolaborasi membangun semangat entrepreneurship," imbuhnya.
Salah satu mahasiswa alumni Untar yang juga founder Paper Motion Pictures Tania Hendrica membeberkan kiat-kiat bagaimana strategi membangun startup yang baik. Pertama, harus jeli untuk melihat produk atau jasa apa yang sedang tinggi permintaanya di masyarakat. Dia juga berpendapat, mulailah membuka bisnis dengan mencintai bisnis yang akan dijalani sebab dengan menyayangi bisnis sendiri maka akan selalu semangat utuk terus mengembangkan bisnisnya.
Tania juga menyarankan untuk menjalani kuliah sekaligus membangun relasi. Kata dia, memperbanyak relasi selagi menjadi mahasiswa akan mempermudah jalan setelah lulus untuk mencari pekerjaan ataupun peluang bisnis baru. Selain itu, katanya, hal yang perlu diperhatikan sebelum memulai bisnis adalah tentukan dulu pasar yang ingin dirambah. "Jika bisa tentukan pasar kalian bisa menentukan harga. Apakah itu pasar untuk menengah ke bawah, menengah atau menengah ke atas," jelasnya.
Sebagai kampus entrepreneurial, dia mengatakan, dari total 15.000 mahasiswa Untar sebanyak 3.000 mahasiswa telah memiliki bisnis sendiri dengan omzet mulai puluhan hingga ratusan juta rupiah. Dia berharap melalui acara ini maka interaksi akan lebih banyak terjalin sehingga akan terbangun satu komunitas untuk bersama meningkatkan kompetensi maupun bisnis di masa depan. "Saya kira ini adalah satu peluang untuk terus bisa berkolaborasi membangun semangat entrepreneurship," imbuhnya.
Salah satu mahasiswa alumni Untar yang juga founder Paper Motion Pictures Tania Hendrica membeberkan kiat-kiat bagaimana strategi membangun startup yang baik. Pertama, harus jeli untuk melihat produk atau jasa apa yang sedang tinggi permintaanya di masyarakat. Dia juga berpendapat, mulailah membuka bisnis dengan mencintai bisnis yang akan dijalani sebab dengan menyayangi bisnis sendiri maka akan selalu semangat utuk terus mengembangkan bisnisnya.
Tania juga menyarankan untuk menjalani kuliah sekaligus membangun relasi. Kata dia, memperbanyak relasi selagi menjadi mahasiswa akan mempermudah jalan setelah lulus untuk mencari pekerjaan ataupun peluang bisnis baru. Selain itu, katanya, hal yang perlu diperhatikan sebelum memulai bisnis adalah tentukan dulu pasar yang ingin dirambah. "Jika bisa tentukan pasar kalian bisa menentukan harga. Apakah itu pasar untuk menengah ke bawah, menengah atau menengah ke atas," jelasnya.
(mpw)
Lihat Juga :