Bayang-bayang UN, Siswa Tingkat Akhir Paling Stres Jalani PJJ

Jum'at, 06 November 2020 - 23:24 WIB
"Karena gurunya baru, wali kelas baru, itu mengakibatkan mereka tidak familiar, akibatnya anak ini tertekan. Jadi anak ini ketemu enggak, tidak ada interaksi tapi dikasih tugas padahal materi baru," jelas Retno. (Baca juga: Borong 70 Medali, Jatim Juara Umum Kompetisi Sains Nasional 2020 )

Rasa tertekan inilah yang dikhawatirkan Retno. Jika sudah ada rasa tertekan maka ada potensi imun anak menjadi berkurang, dan potensi terinfeksi virus akan semakin besar. Padahal, yang terpenting saat ini ialah kehidupan dan kesehatan peserta didik.

"Jadi jangan berpikir bahwa kepentingan orang tua untuk anaknya jadi yang the best, anaknya ranking, harusnya lupakan. Dalam masa pandemi kan yang terpenting membahagiakan anak. Kalau dia sakit kemudian dia meninggal ya enggak ada gunanya lagi segala yang kita berikan," ujar Retno.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!