Borong 70 Medali, Jatim Juara Umum Kompetisi Sains Nasional 2020
Jum'at, 06 November 2020 - 11:32 WIB
loading...
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim. Foto/Dok/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Jawa Timur menjadi juara umum pada Kompetisi Sains Nasional (KSN) 2020 dengan perolehan 70 medali. KSN untuk pertama kalinya digelar daring mengingat pandemi yang belum berakhir mengusung tema Melejitkan Talenta dan Prestasi Seni di Masa Pandemi.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim pada pidatonya mengucapkan selamat bagi para peserta KSN 2020. “Saya mengapresiasi komitmen para peserta yang tetap berusaha berkompetisi meskipun di tengah pandemi. Terima kasih karena selalu menunjukkan semangat meraih prestasi,” katanya melalui siaran pers, Jumat (6/11). (Baca juga: Ini Motivasi Mendikbud agar Orang Tua Mau Dampingi Anak PJJ )
Mendikbud menyampaikan, Kemendikbud terus berkomitmen membuka peluang bagi generasi muda untuk berkompetisi di tingkat nasional dan internasional. "Saya harap, peserta didik mampu menjadikan KSN sebagai daya dorong.”
“Kita jadikan KSN sebagai ajang membentuk karakter kalian untuk berprestasi, jujur, disiplin, sportif, dan cinta tanah air. Saya harap atmosfer kompetisi yang sehat dapat berlanjut di sekolah dan didukung seluruh pemangku kepentingan harus berkontribusi menyiapkan peserta didik yang andal untuk Indonesia yang lebih baik,” pesannya.
Pada kesempatan yang sama, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Puspresnas, Kemendikbud, Asep Sukmayadi mengatakan, “Dengan tagline: Jujur Itu Juara’, Menolak Menyerah, dan Berprestasi dari Rumah dalam kondisi Pandemi Covid-19’ ini, kita harus menyesuaikan penyelenggaraan KSN dengan protokol kesehatan.” (Baca juga: Rancang Permainan Edukasi Lalu Lintas, 3 Mahasiswa ITS Raih Medali Emas )
“Di masa pandemi, para peserta mengikuti KSN secara daring dari rumah masing-masing dengan menggunakan ponsel, gawai, atau perangkat elektronik pendukung lainnya,” jelas Asep.
Untuk diketahui, bidang sains yang dilombakan pada KSN 2020 adalah IPA dan matematika untuk jenjang SD, kemudian IPA, IPS, dan matematika untuk jenjang SMP. Sementara itu, untuk jenjang SMA terdapat sembilan bidang lomba yaitu matematika, fisika, biologi, informatika, astronomi, geografi, kebumian, ekonomi, dan kimia.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim pada pidatonya mengucapkan selamat bagi para peserta KSN 2020. “Saya mengapresiasi komitmen para peserta yang tetap berusaha berkompetisi meskipun di tengah pandemi. Terima kasih karena selalu menunjukkan semangat meraih prestasi,” katanya melalui siaran pers, Jumat (6/11). (Baca juga: Ini Motivasi Mendikbud agar Orang Tua Mau Dampingi Anak PJJ )
Mendikbud menyampaikan, Kemendikbud terus berkomitmen membuka peluang bagi generasi muda untuk berkompetisi di tingkat nasional dan internasional. "Saya harap, peserta didik mampu menjadikan KSN sebagai daya dorong.”
“Kita jadikan KSN sebagai ajang membentuk karakter kalian untuk berprestasi, jujur, disiplin, sportif, dan cinta tanah air. Saya harap atmosfer kompetisi yang sehat dapat berlanjut di sekolah dan didukung seluruh pemangku kepentingan harus berkontribusi menyiapkan peserta didik yang andal untuk Indonesia yang lebih baik,” pesannya.
Pada kesempatan yang sama, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Puspresnas, Kemendikbud, Asep Sukmayadi mengatakan, “Dengan tagline: Jujur Itu Juara’, Menolak Menyerah, dan Berprestasi dari Rumah dalam kondisi Pandemi Covid-19’ ini, kita harus menyesuaikan penyelenggaraan KSN dengan protokol kesehatan.” (Baca juga: Rancang Permainan Edukasi Lalu Lintas, 3 Mahasiswa ITS Raih Medali Emas )
“Di masa pandemi, para peserta mengikuti KSN secara daring dari rumah masing-masing dengan menggunakan ponsel, gawai, atau perangkat elektronik pendukung lainnya,” jelas Asep.
Untuk diketahui, bidang sains yang dilombakan pada KSN 2020 adalah IPA dan matematika untuk jenjang SD, kemudian IPA, IPS, dan matematika untuk jenjang SMP. Sementara itu, untuk jenjang SMA terdapat sembilan bidang lomba yaitu matematika, fisika, biologi, informatika, astronomi, geografi, kebumian, ekonomi, dan kimia.
Lihat Juga :