KPAI: Sekolah Harus Mengurangi Beban Psikologis Peserta Didik

Rabu, 18 November 2020 - 23:53 WIB
Komisioner KPAI Bidang Pendidikan Retno Listyarti. Foto/Dok/SINDOnews
JAKARTA - Dunia Pendidikan kembali berduka. Seorang siswi berinisial ST di salah satu sekolah menengah atas (SMA) di Kabupaten Tangerang meninggal dunia. Dugaan awal, almarhumah mengalami depresi karena pola pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Retno Listyarti menerangkan siswi tersebut sempat dirawat di salah satu rumah sakit di Tangerang. Kemudian, dirujuk ke RSJ Grogol di Jakarta Barat. (Baca juga: BLT Guru, FSGI: Harusnya Diberikan Juga dalam Situasi Normal )



“Keluarga menduga ST depresi karena banyaknya tugas belajar daring selama pandemi Covid-19. Menurut sang ayah, putrinya disibukkan dengan tugas-tugas sekolah secara daring,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (18/11/2020).

Meninggalnya ST menambah daftar anak sekolah yang meninggal dunia selama pandemi. Berdasarkan data KPAI, ada 4 anak yang meninggal. Rinciannya, siswi sekolah dasar (SD) di Tangerang yang meninggal karena dianiaya orang tuanya, siswi di SMA di Kabupaten Gowa, dan siswa MTS di Tarakan, Kalimantan Utara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!