Data Guru Calon Penerima BSU Bocor, Perhimpunan Guru Minta Polisi Usut Tuntas
Jum'at, 20 November 2020 - 07:59 WIB
Para guru dan tenaga kependidikan tinggal mengecek di situs Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) Kemendikbud. Setelah itu, mendaftarkan diri secara mandiri. (Baca juga: Mahasiswa UGM Kembangkan Teknologi Redestilasi Pembuat Asap Cair )
“Tidak melibatkan pihak ketiga atau administrasi di sekolah, seperti surat keterangan kepala sekolah, Yayasan, dan lainnya. Semua serba langsung antara guru honorer atau swasta dengan Kemendikbud,” tuturnya.
Seorang guru honorer, Iman Z Haeri, mengatakan merasa khawatir namanya dan rekan-rekannya ikut bocor ikut publik. Ia was-was ada pihak-pihak yang berniat tidak baik dan memanfaatkan data pribadi tersebut untuk tindak pidana.
“Potensi penyalahgunaan data kami para guru honorer ini bisa saja dilakukan oleh pihak tertentu yang ingin mengambil keuntungan,” ujar guru mata pelajaran Sejarah di sekolah menengah atas (SMA) di Jakarta Selatan.
Peristiwa ini, menurut Iman, para guru honorer dan swasta yang belum mendaftar BSU kini merasa takut dan cemas. Takut kebocoran data pribadi menimpa mereka juga.
“Tidak melibatkan pihak ketiga atau administrasi di sekolah, seperti surat keterangan kepala sekolah, Yayasan, dan lainnya. Semua serba langsung antara guru honorer atau swasta dengan Kemendikbud,” tuturnya.
Seorang guru honorer, Iman Z Haeri, mengatakan merasa khawatir namanya dan rekan-rekannya ikut bocor ikut publik. Ia was-was ada pihak-pihak yang berniat tidak baik dan memanfaatkan data pribadi tersebut untuk tindak pidana.
“Potensi penyalahgunaan data kami para guru honorer ini bisa saja dilakukan oleh pihak tertentu yang ingin mengambil keuntungan,” ujar guru mata pelajaran Sejarah di sekolah menengah atas (SMA) di Jakarta Selatan.
Peristiwa ini, menurut Iman, para guru honorer dan swasta yang belum mendaftar BSU kini merasa takut dan cemas. Takut kebocoran data pribadi menimpa mereka juga.
Lihat Juga :