Covid-19 Meningkat, Guru dan Orang Tua Diminta Tunda Liburan Semester
Senin, 07 Desember 2020 - 13:00 WIB
Koordinator Nasional P2G Satriwan Salim meminta para guru dan orang tua siswa untuk menunda niat berlibur di akhir semester tahun ini. Sebagaimana diketahui, akhir November sampai Desember 2020, para siswa sedang mengikuti penilaian akhis semester (PAS) Ganjil dan diikuti penerimaan hasil rapor semester siswa, dan kemudian libur semester. (Baca juga: 8 Komponen Harus Disiapkan Sebelum Sekolah Tatap Muka Dimulai )
“Kami dari Perhimpunan Guru, betul-betul memohon kepada para guru dan orang tua siswa untuk menunda rencana libur akhir semester atau akhir tahun. Sebab pandemi masih tinggi, apalagi ke depan ada momen libur Pilkada, Natal, dan Tahun Baru. Cukuplah kasus guru MAN 22 Jakarta jadi contoh dan pelajaran bagi kita,” demikian permintaan Satriwan dalam pernyataannya kepada SINDOnews, Senin (7/12/2020).
Ia memprediksi selama Desember 2020 hingga Januari 2021 akan berpotensi menjadi klaster penyebaran Covid-19. Akan ada potensi mobilitas yang tinggi dari masyarakat untuk berwisata.
“Para guru dan orang tua siswa diminta tidak egois untuk berlibur mengisi waktu. Sebab klaster sekolah sudah mulai bermunculan. Apalagi nanti akan ada rencana PTM (pembelajaran tatap muka) pada Januari 2021,” imbaunya.
Selain itu, P2G juga mendesak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Agama, dan pemerintah daerah (Pemda) membuat surat imbauan kepada sekolah-sekolah agar para guru dan orang tua siswa tidak melakukan kegiatan liburan setelah terima rapor siswa.
“Kami dari Perhimpunan Guru, betul-betul memohon kepada para guru dan orang tua siswa untuk menunda rencana libur akhir semester atau akhir tahun. Sebab pandemi masih tinggi, apalagi ke depan ada momen libur Pilkada, Natal, dan Tahun Baru. Cukuplah kasus guru MAN 22 Jakarta jadi contoh dan pelajaran bagi kita,” demikian permintaan Satriwan dalam pernyataannya kepada SINDOnews, Senin (7/12/2020).
Ia memprediksi selama Desember 2020 hingga Januari 2021 akan berpotensi menjadi klaster penyebaran Covid-19. Akan ada potensi mobilitas yang tinggi dari masyarakat untuk berwisata.
“Para guru dan orang tua siswa diminta tidak egois untuk berlibur mengisi waktu. Sebab klaster sekolah sudah mulai bermunculan. Apalagi nanti akan ada rencana PTM (pembelajaran tatap muka) pada Januari 2021,” imbaunya.
Selain itu, P2G juga mendesak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Agama, dan pemerintah daerah (Pemda) membuat surat imbauan kepada sekolah-sekolah agar para guru dan orang tua siswa tidak melakukan kegiatan liburan setelah terima rapor siswa.
Lihat Juga :